Berita

Politik

PILPRES 2014

Prabowo dan Jokowi Akan Melanjutkan Program Raskin

SENIN, 23 JUNI 2014 | 17:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA


. Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bertarung di Pilpres 2014 sama-sama berkomitmen melanjutkan program pemerintahan SBY yang diinginkan dan disukai rakyat, salah satunya program pengadaan beras untuk rakyat miskin (raskin).

Bagi pasangan Jokowi-JK, program raskin berdampak baik bagi rakyat sehingga tidak bisa ditawar-tawar lagi.

"Program-program yang memiliki dampak bagus bagi rakyat, seperti Raskin, itu sebuah harga mati untuk menjawab dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Tim Ekonomi Jokowi-Jusuf Kalla (JK), Arif Budimanta, saat dikonfirmasi (Senin, 23/6).

"Program-program yang memiliki dampak bagus bagi rakyat, seperti Raskin, itu sebuah harga mati untuk menjawab dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Tim Ekonomi Jokowi-Jusuf Kalla (JK), Arif Budimanta, saat dikonfirmasi (Senin, 23/6).

Meski demikian, Arif menambahkan, ada beberapa hal yang harus diperbaiki terkait program raskin. Antara lain meningkatkan kualitas beras, menjaga agar harganya tetap terjangkau oleh rakyat miskin, dan penyalurannya tepat waktu dan sasaran.

Dikatakan dia, harga tebus raskin oleh rumah tanga sasaran mesti sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Intinya, kata Arief, Jokowi-JK akan memperbaiki berbagai hal terkait Raskin berdasarkan hasil kajian pemerintah dan sesuai dengan rekomendasi serta temuan KPK.

"Jadi tinggal perbaiki saja apa kekurangannya. Prinsipnya, jangan sampai rakyat jadi susah. Tujuannya kan menjadikan rakyat lebih sejahtera," pungkasnya.

Pasangan Prabowo-Hatta juga memiliki komitmen yang sama untuk melanjutkan program raskin.

"Masyarakat Indonesia ini ada yang supermaju dan ada yang masih tertinggal. Yang super maju itu dipersilakan untuk mengembangkan daya saing di internasional, investasi global dan kerja sama level dunia. Tapi yang miskin tetap harus diperhatikan," ujar anggota tim ekonomi Prabowo-Hatta, Didiek J Rachbini, saat dikonfirmasi wartawan.

Prabowo sendiri ketika mendapat dukungan dari Fraksi Demokrat menyatakan kesiapannya melanjutkan berbagai program pemerintahan presiden SBY yang dibutuhkan dan disukai rakyat.

"Sebagai amanah ungkapan, harapan, dan dorongan semangat untuk meneruskan pembangunan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat, saya berharap bisa meneruskan program-program beliau (SBY) jika mendapat mandat dari seluruh rakyat Indonesia pada 9 Juli nanti," ujar Prabowo.

Dikatakannya, komitmen itu akan terwujud dari program penambahan dua juta hektare lahan untuk menambah pasokan pangan di dalam negeri. Lahan baru itu dipakai untuk menanam berbagai jenis pangan dengan sistem tumpang sari. Program ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi 12 juta tenaga kerja. [dem] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya