Berita

Citra Ria

Blitz

Citra Ria, Jalani Puasa Di Penjara

SENIN, 23 JUNI 2014 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jika mengingat ibunya, rasa penyesalan pun langsung menyelimuti kalbu pedangdut Citra Ria. Bagaimana tidak, saat ini sedang menjalani sidang kasus penganiayaan sekaligus ditahan Kejaksaan Negeri Cibinong.

Hal itu diungkapkannya melalui Erna, asistennya. “Sedih karena harus jalani puasa di sana (penjara) dan ibunya harus sendiri di rumah. Apa lagi Pak Saharjo juga ditahan kan,” ucapnya lewat sambungan telepon.

“Setiap teringat wajah ibu, dia nggak bisa nahan air mata. Ada penyesalan tapi bukan karena dakwaan kasus yang sedang dijalani, dia juga masih bertanya-tanya kenapa ayahnya ikut ditahan,” lanjutnya.


Nasib yang dialami pedangdut jebolan sebuah kontes dangdut ini berawal dari pernikahannya dengan Kolonel Inf YKR pada 20 Februari 2012. Tak lama kemudian, YKR mengajukan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat. Dengan dalih buku nikahnya mempunyai data palsu.

Belakangan Citra mengungkapkan, penyebab sang Kolonel membatalkan pernikahan karena hasutan seorang dokter gigi berinisial IRIM, yang dinikahi pada tahun 2013 lalu.

Dalam proses pengurusan itu juga, Citra dan IRIM terlibat cekcok dan adu fisik. Citra akhirnya dilaporkan atas dugaan penganiayaan yang berbuntut pemenjaraan dirinya dan sang Ayah.

Turut dipenjaranya sang Ayah, karena dianggap tidak kooperatif. “Padahal kita setiap Senin dan Kamis selalu laporan ke Polres Cibinong (Bogor) situ. Kurang kooperatif apa coba?” pungkas Erna.

Selama proses sidang, ia buka-bukaan soal kisruh rumah tangganya dengan perwira TNI itu. Wanita kelahiran Bandung, 9 Mei 1985 ini bahkan mengaku pernah diancam melalui pesan singkat ke ponsel Citra.

“Ada pesan pendek yang mengancam saya. Kalau dia bilang begitu, memenjarakan saya saja sudah seperti membunuh,” ceplosnya.

Beberapa bukti SMS atau pesan pendek bernada ancaman dari Yakraman itu pernah disampaikan Citra kepada penyidik di Polres Cibinong. Sayang, hal itu tidak digubris. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya