Berita

Nasrullah/net

Politik

Bawaslu Ajak Pasangan Capres Perlakukan Rakyat Secara Manusiawi

SENIN, 23 JUNI 2014 | 05:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap dua pasangan capres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK serta tim pemenangan dapat memperlakukan rakyat secara manusiawi.

Demikian disampaikan Pimpinan Bawaslu Nasrullah dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Stakeholders Pengawasan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Yogyakarta Sabtu kemarin, seperti dilansir dari situs Setkab RI, Senin (23/6).

"Cara pandang orang-orang yang sengaja mendesain disharmoni antar suku, antar agama adalah orang orang yang tidak mampu memahami bahwa Pemilu ini milik rakyat. Orang-orang tersebut tidak paham bagaimana cara memperlakukan rakyat secara manusiawi, yang telah hilang dalam praktik kepemiluan di Indonesia," kata dia.


Nasrullah mensinyalir, saat ini ada yang hilang dalam praktik kepemiluan Indonesia, yaitu memperlakukan rakyat secara manusiawi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya fitnah dan praktek politik uang, yang semuanya seolah melihat posisi rakyat itu tidak penting.

Ia lantas mencontohkan bahwa sekarang ini masyarakat mengabaikan hak konstusionalnya hanya demi uang Rp 50 ribu. "Hak konstitusional tersebut telah dirampas oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bernegara," tegas Nasrullah.

Ia menambahkan, Bawaslu berharap Pilpres 9 Juli 2014 menjadi momentum dimana rakyat dapat menerima dengan baik presiden dan wakil presiden terpilih. Bawaslu juga mengajak para stakeholders mengarahkan pola pikir secara bersama-sama untuk mewujudkan betapa pentingnya hajatan Pemilu 2014.

"Sudah pasti ada dua kandidat yang akan bertarung yang akan menjadi presiden kita. Bagaimana kita dapat menerima dengan baik," demikian Nasrullah. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya