Berita

Politik

DEBAT CAPRES KETIGA

Jokowi Sampaikan Duka Insiden Kapal TKI Tenggelam

MINGGU, 22 JUNI 2014 | 20:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jokowi menegaskan akan memberi perlindungan bagi TKI di luar negeri. Dalam debat capres sesi ketiga, Jokowi sempat mengucapkan duka atas insiden dua kapal yang membawa TKI tenggelam di lepas pantai Malaysia.

"Malam ini saya sampaikan duka kepada kapal TKI kita yang tenggelam di perairan Malaysia. Semoga semuanya selamat," kata Jokowi saat menyampaikan visi misi dalam debat bertema 'Politik Internasional dan Ketahanan Nasional', yang digelar KPU di Hotel Holiday Inn Jakarta, malam ini (Minggu, 22/6).

Perlindungan TKI merupakan satu dari empat prioritas yang akan dikerjakan Jokowi-JK jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden mendatang. Tiga prioritas lainnya yakni perlindungan sumber daya alam dan perdagangan, produktivitas dan daya saing, serta keamanan regional kawasan dan menjaga ketertiban dunia.


Untuk mewujudukan hal ini, kata Jokwoi, akan dilakukan melalui tiga strategi diplomasi. Yakni antara pemerintah dengan pemerintah, antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis, antara masyarakat dengan masyarakat di suatu negara.

"Tekad kami ingin membangun ketahanan nasional yang kuat," kata Jokowi.

Seperti diketahui, ada dua kapal mengangkut TKI tenggelam di Perairan Malaysia. Kapal pertama mengangkut 97 WNI dilaporkan tenggelam di dekat Port Klang, pelabuhan terbesar di Malaysia hendak menyeberang ke Aceh, kapal kedua mengangkut 27 WNI tenggelam tak jauh dari distrik Sepang yang bertujuan ke Tanjung Balai, Sumatera Utara.

10 Jenazah pada peristiwa kapal tenggelam pertama, sudah dipulangkan ke Aceh, karena difasilitasi oleh Pemda Aceh dan KBRI Kuala Lumpur. Satu jenazah asal Sumatera Utara disebutkan dalam proses pemulangan.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya