Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bom Bunuh Diri Incar Nyawa Penasihat Presiden

SABTU, 21 JUNI 2014 | 15:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah bom mobil bunuh diri yang menargetkan seorang pejabat negara terjadi pagi tadi (Sabtu, 21/6).

Insiden yang terjadi di ibukota Afghanistan, Kabul, itu telah menewaskan seorang warga sipil dan menyebabkan tiga orang lainnya cidera.

Jurubicara kepolisian daerah Kabul, Hashmat Stanikzai, mengungkapkan bahwa seorang pria meledakkan kendarannya yang sarat bahan peledak di samping kendaraan seorang pejabat senior di Dewan Perdamaian Tinggi, sebuah badan pemerintah yang bertugas melakukan pembicaraan damai dengan Taliban, Mohammed Masoom Stanikzai.


Beruntung, Masoom, yang juga menjabat sebagai penasihat Presiden Hamid Karzai, tidak mengalami cidera sedikitpun karena kendaraan yang ia pakai berlapis baja.

"Meski ledakan itu sangat dahsyat, tapi insiden itu terjadi di pagi hari ketika jalan-jalan masih relatif kosong," kata Hashmat, seperti dikutip Associated Press.

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun Taliban telah sering melancarkan serangan bunuh diri terhadap warga sipil Afghanistan, pejabat pemerintah dan pasukan keamanan. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya