Berita

foto:net

Politik

Gardu Jokowi Sebarkan Tabloid Pelayan Rakyat

SELASA, 17 JUNI 2014 | 18:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Simpatisan pendukung pasangan Jokowi-JK terus meluas. Di Kabupaten Mojokerto, puluhan tokoh agama, masyarakat dan pemuda membentuk aliansi Gerakan Rakyat Dukung Jokowi (Gardu Jokowi). Tidak hanya sekedar sebar spanduk, Gardu Jokowi juga buat tabloid dan lakukan pemutaran film tentang Jokowi-JK.

"Kawan-kawan di Gardu Jokowi juga terdiri dari 4 pilar, PDIP, Nasdem, PKB dan relawan Ndeso. Kami mau serukan dukung Jokowi-JK seperti mandat KH Asep Syaifuddin Halim (tokoh agama Mojokerto) tancapkan aspirasi dan serukan coblos nomor 2 di 18 kecamatan," kata Ketua Gardu Jokowi Siswanto dalam deklarasi di Mojokerto, Selasa (17/6).

Nah untuk itu, pihaknya akan menyebar pamflet, banner dan tabloid Pelayan Rakyat untuk diedarkan ke seluruh masyarakat mengklarifikasi dan menjelaskan fitnah-fitnah yang dialamatkan ke Jokowi, termasuk yang ditulis tabloid Obor Rakyat, termasuk melalui pemutaran film.


"Kami akan bekerja sesingkat mungkin, sebar tabloid, putar film-film di kampung tentang Jokowi-JK. Deklarasi ini saja kami sebar undangan dan Alhamdulillah bisa hadir bersama-sama," katanya.

Acara itu juga dirangkaikan dengan silaturrahmi dan deklarasi dukungan Kiai Kampung Masyarakat dan Anggota Persatuan Guru Nahdlatul Ulama. Seluruh perwakilan organisasi dari daerah hadir dalam acara tersebut. Turut hadir Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Cawapres Jusuf Kalla.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa memastikan setiap santri maupun masyarakat sekitar diberi tabloid itu secara gratis.

Sedangkan JK dalam sambutannya mengatakan telah melaporkan pimpinan Obor Rakyat ke Kepolisian. "Semua yang ditulis itu fitnah. Kami sudah laporkan mereka," katanya.

JK menyatakan bahwa banyak orang memfitnah dirinya maupun Jokowi karena tak ada alasan bagi orang untuk menyudutkannya. "Saya dan Pak Jokowi tidak pernah memukul orang, tidak pernah korupsi, tidak pernah melanggar hak asasi manusia," sambung JK.

Secara khusus, JK berharap tabloid ini memberikan pencerahan pada masyarakat tentang harapan, fakta dan realita tentang masa depan negara ini, bukan hanya memberi jawaban atas fitnah-fitnah yang meresahkan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya