Berita

Tantowi Yahya

Wawancara

WAWANCARA

Tantowi Yahya: Sebelum Debat, Pak Prabowo Latihan Dengan Tim Sukses

SELASA, 17 JUNI 2014 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penampilan Prabowo dalam debat capres tahap kedua, Minggu (15/6) malam, diklaim sangat bagus dan memuaskan.

“Prabowo menjelaskan visi misinya dalam dua kali pergelaran debat. Hal ini sangat mempengaruhi para pemilih,” kata Juru Bicara Tim Sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya, kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya;


Bagaimana Anda menilai jalannya debat capres tahap kedua?
Sangat menarik untuk ditonton oleh jutaan rakyat Indonesia. Dari segi substansi, menampilkan dua sisi yang berbeda antar kandidat.

Calon pemimpin bangsa yang tertuang dalam undang-undang, yaitu sebagai kepala negara dan pemerintahan dituntut figur yang mempunyai visi dan sebagai pemimpin yang mengerti persoalan di berbagai bidang, ekonomi, pertahanan.
 
Dalam debat kedua, Prabowo memiliki semua kriteria yang ada di undang-undang.

Apakah penampilan Prabowo sesuai dengan keinginan dari tim pemenangan?
Kami sangat senang dan puas. Semua pertanyaan berhasil dijawab dengan baik oleh Pak Prabowo. Namun, saya rasa bukan hanya keinginan dari timses saja.

Masyarakat juga menginginkan penampilan calon pemimpin yang tegas tapi santun, peduli dengan rakyat dan bangsanya. Tentunya, masyarakat juga sangat senang melihat penampilan Prabowo dalam debat.

Apakah Prabowo mengadakan latihan menjelang debat?
Ya, pasti ada persiapannya. Sebelum debat, Pak Prabowo latihan dengan tim sukses, dan mendiskusikan tentang tema dalam debat.

Semuanya berjalan normal saja. Karena Pak Prabowo maupun Hatta Rajasa sudah mempunyai pengalaman dalam menghadapi debat. Materi mengenai ekonomi kerakyatan sudah sering dipaparkan Prabowo dalam setiap kampanye.

Apa masukan kepada penyelenggara debat?

Tidak ada. Semua penyelenggaraan debat sudah bagus. Baik dari sisi durasi, materi dan moderator yang dipilih. Kami ikuti yang sudah ditentukan oleh KPU. ***

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya