Berita

ilustrasi/net

Dunia

7 Juta Pemilih Gunakan Hak Suara dalam Pilpres Putaran Kedua

MINGGU, 15 JUNI 2014 | 16:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Lebih dari 7 juta orang telah menggunakan hak suaranya dalam pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua Afghanistan, kemarin (Sabtu, 14/6).

"38 persen dari pemilih adalah perempuan," kata Ketua KPU Afghanistan, Dr Ahmad Yousuf Nuristani, dalam konferensi persnya.

Namun pesta demokrasi itu diwarnai beberapa insiden yang merusak. Menteri Dalam Negeri Mohammad Omar Daudzai, yang juga hadir dalam konferensi pers bersama Nuristani, mengungkapkan sedikitnya 20 warga sipil, 15 tentara dan 11 polisi tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh Taliban di TPS-TPS.


"Ada 6.365 TPS yang tersedia. Tetapi ada 140 TPS ditutup," Nuristani menambahkan, seperti dilansir Aljazeera.

Ia mengatakan bahwa TPS-TPS tersebut ditutup karena serangan gerilyawan dan masalah transportasi yang terjadi di seluruh negeri.

Dalam pemilu kali ini, mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah dan mantan ekonom Bank Dunia Ashraf Ghani bersaing memperebutkan kursi presiden di tengah menurunya bantuan internasional.

Pemilu tersebut merupakan putara kedua setelah delapan kandidat presiden tidak ada yang memperoleh kemenangan langsung pada pemilu yang digelar 5 April lalu.

Pada pemilu putara pertama, Abdullah diketahui meraup 45 persen suara, sedangkan Ahmadzai meraup 31,6 persen suara dari sekitar 7 juta suara.[dem]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya