Berita

Nikita Mirzani

Blitz

Nikita Mirzani, Laporkan KDRT Ke Mabes?

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 08:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mengejutkan, tiba-tiba artis seksi Nikita Mirzani menunjukkan batang hidungnya di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Trunojoyo, Jakarta Selatan, kemarin siang.

Entah ada urusan apa wanita yang sering menciptakan sensasi itu menyambangi kantor pusat kepolisian itu seorang diri. Ketika ditanya para awak media, cewek yang akrab disapa Niki ini, tak memberi penjelasan.

“Ada apa?” ceplosnya balik bertanya sambil terus melangkahkan kakinya memasuki gedung Mabes Polri. Tak puas dengan respons Niki, Rakyat Merdeka mencoba menghubungi manajernya.


Melalui telepon, Antie, manajer Niki seakan kompak tak mau memberi keterangan. Bahkan memberikan jawaban dengan nada kurang bersahabat. “Saya nggak lagi sama Niki,” katanya.

Saat ditanya apakah mengetahui posisi Niki yang berada di Mabes Polri, dia menjawab singkat,“Wah nggak tahu kalau dia ke sana dan ada urusan apa.”

Menurutnya, memang pada hari itu (Rabu, 11-7) Niki tidak ada jadwal syuting atau manggung. “Nggak ada minta break, memang baru besok (Kamis 12 Juni 2014) ada jadwal nyanyi,” imbuhnya.

Antie makin kian gelisah saat ditanya lebih lanjut, seputar lokasi dan waktu Niki manggung. Bahkan ia balik menanyakan, apa maksud Rakyat Merdeka. “Ada apa sih nanya-nanya?” ketusnya.

Sebaliknya, saat Rakyat Merdeka menyebut nama Sajad Ukra, suami Niki, Antie langsung memberikan respons tidak suka.  Dia langsung mematikan telepon tanpa membalas ucapan salam yang telah Rakyat Merdeka lontarkan kepadanya.

“Udah ya lagi nemenin syuting yang lain,” tuturnya mengakhir pembicaraan.
Belum ada penjelasan yang detail soal apa tujuan Niki ke Mabes Polri. Hingga berita ini diturunkan, Niki masih berada di kantor para aparat berseragam coklat itu.

Isu yang beredar, bintang film  Nenek Gayung dan Comic8 itu datang untuk melaporkan Sajad. Ada apa ya? Mungkinkah ada tindak kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT)?

Seperti diketahui, keduanya tengah menjalani proses cerai. Niki menikah dengan lelaki asal Iran yang berkewarga negaraan New Zealand itu pada 11 Oktober 2013 lalu.

Bahtera rumah tangga yang belum genap satu tahun diarungi ini sudah sering diterpa badai. Desember lalu, nama Niki terdaftar sebagai penggugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.

Tak makan waktu lama, Niki berjanji akan mencabut gugatan cerai itu. Ia beralasan, gugatan itu hanyalah mis communication semata. Itu berawal dari niatan Niki untuk sekadar curhat seputar pertengkarannya dengan Sajad kepada kuasa hukumya Paul Sanjaya Samosir melalui telepon.

Curhatan itu disalahtafsirkan, yang berujung dengan melayangkan gugatan cerai atas nama Niki yang didaftarkan sendiri oleh Paul, pengacara wanita yang pernah memiliki tato di sekitar dada tersebut. Akhirnya Niki dan Paul menarik kembali berkas gugatan itu.

Baru-baru ini, Niki kembali melayangkan gugatan cerai kepada suaminya Ke PA Jakarta Selatan. Kali ini ia menegaskan memang benar ada masalah. Namun sayang, ia enggan bercerita banyak.

Niki memang agak tertutup soal penyebab utama kekisruhan rumah tangganya dengan Sajad yang berujung ke proses perceraian. Kalau pun ada masalah, ia hanya mau menceritakan sedikit saja, dan itu bukan penyebab utama.

Tertutupnya Niki kian membuat publik bertanya-tanya. Tak mengherankan jika banyak isu dan spekulasi yang berkembang soal penyebab keretakan rumah tangga Niki dan Sajad. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya