Berita

foto:net

Politik

Jokowi Ternyata Pendekar Silat

Sudah Meraih Sabuk Putih
RABU, 11 JUNI 2014 | 19:59 WIB | LAPORAN:

. Diam-diam, rupanya Calon Presiden yang disusung PDIP Joko Widodo alias Jokowi belajar seni bela diri, silat.

Perguruan seni bela diri warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang menggembleng Jokowi adalah perguruan silat, Setia Muda Perjuangan Bangsa.

Menurut Koordinator Setia Muda Perjuangan Bangsa, Gambianto, Jokowi belajar sejak tahun 2011 lalu.


"Jokowi sudah bisa dikatakan pendekar," kata Gambiyanto kepada wartawan, usai deklarasi dukungan  Pendekar Setia Muda Perjuangan Bangsa kepada pasangan Jokowi-JK di Sekretariat Relawan Merah Putih, Jakarta, Rabu (11/6).

Sepengetahuan Gambianto, Jokowi saat masih duduk di bangku SMP di Jawa Tengah jatuh hati dengan silat. Kemudian dia memperdalam lagi di perguruan silat Setia Muda Perjuangan Bangsa.

"Di Jakarta sejak 2011, sebelum maju jadi Gubernur, pak Jokowi belajar sama kami (Setia Muda Perjuangan Bangsa). Saya salah satu pengajarnya," kata mantan atlet SEA Games tahun 90-an ini.

Di Jakarta Jokowi belajar di Kantor Walikota, Jakarta Barat. Sejumlah ilmu pun telah ia turunkan ke Gubernur DKI Jakarta itu, antara lain cengkraman, pukulan, bertarung menggunakan celurit hingga bermain pedang.

Menurutnya, Jokowi sudah mencapai tingkat mahir dan latihannya itu setiap malam minggu, minimal itu dua jam setiap latihan, terakhir pak Jokowi latihan itu November tahun 2013 lalu.

Dalam ilmu silat ada empat tingkatan yang ditunjukan melalui sabuk, yakni hitam, merah, hijau dan putih. Jokowi kata dia sudah mencapai tingkatan tertinggi, yakni sabuk putih. Bahkan Jokowi sudah melewati ujian yang disebut Jurit Malam.

Ujian Jurit Malam itu digelar di Hutan Kota, Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada November 2013 lalu pada malam hari. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya