Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Kian Terpuruk

RABU, 11 JUNI 2014 | 15:40 WIB | OLEH: EMPIE ISMAIL MASSARDI

DUA hari lalu, 9 Mei malam, rakyat Indonesia disuguhi debat capres-cawapres babak pertama dari 5 babak yang direncanakan oleh KPU. Pasangan calon nomor satu, Prabowo-Hatta, konsisten dengan kemeja putih dan celana coklat mudanya. Sementara Jokowi-JK, tampil mewah dengan setelan jas warna gelap lengkap dengan dasinya.

Jalannya perdebatan lumayan menarik untuk ditonton. Dalam debat, emosi Prabowo sedikit  terpicu oleh pertanyaan Jusuf Kalla yang menyudutkannya ke arah isu HAM yang diduga melibatkannya. Tapi, alih-alih menjatuhkan elektabilitas Prabowo, Jusuf Kalla justru membuat Prabowo meraih simpati  luas dari masyarakat  dengan keluarnya pernyataan tegas  Prabowo,”Saya bertanggung jawab!”

Di sini, penulis tidak ingin memasuki arena "suka atau tidak suka" pada salah satu pasangan atas hasil debat karena akan menjadi sangat subyektif. Bagi mereka yang "sadar" mendukung  pasangan nomor satu, Prabowo-Hatta lah pasti yang terbaik.


Sementara, bagi mereka yang fanatik pada pasangan Jokowi-JK, walau Jokowi tampil kalah pamor dari JK, juga akan mengatakan Jokowi-JK yang terbaik. Namun, yang ingin penulis sampaikan ke pembaca adalah tentang "Berita Langit" yang keluar setelah acara debat. Berita itu mengatakan, "Bedak Jokowi terus luntur".

Arti dari berita itu adalah, mantra-mantra pencitraan yang selama ini dirapal untuk   menghipnotis nalar masyarakat semakin berkurang pengaruhnya. Masyarakat mulai "tercerahkan" dan hampir bisa melihat Jokowi dalam "bentuk asli"-nya. Bentuk asli Jokowi yang semakin jelas terlihat itu telah mengembalikan kesadaran masyarakat yang lama hilang.

Kini, seiring tumbuhnya kesadaran, Jokowi semakin banyak ditinggalkan oleh para pendukungnnya dan dijauhi para pemilih dari bermacam kalangan (baca juga Jokowi Bukan Jawa).  

Kemudian ada pertanyaan menarik, Mengapa setelah memperlihatkan penampilan yang lebih meyakinkan dari biasanya, Jokowi justru ditinggal? Kesalahan apa yang telah dilakukan Jokowi-JK dalam acara debat tersebut sehingga meruntuhkan  elektabilitas Jokowi? Banyakkah kesalahan Jokowi-JK tersebut?

Para pembaca, silakan Anda kembali mencermati acara debat capres-cawapres babak pertama tersebut. Kemudian, temukanlah kesalahan-kesalahan pasangan Jokowi-JK  yang membuatnya makin terpuruk. Selamat mencari! 

*Penulis adalah praktisi spiritual


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya