Berita

foto:net

Dunia

AL Sri Lanka Tangkap 73 Nelayan India

MINGGU, 08 JUNI 2014 | 16:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebanyak 73 nelayan India yang tengah menangkap ikan di perairan Sri Lanka ditangkap oleh Angkatan Laut negara tersebut, (Sabtu, 7/6).

Jurubicara Angkatan Laut Sri Lanka, Kosala Waranakulasuriya, pada Minggu (8/6) mengatakan bahwa 41 nelayan India ditangkap di lepas pantai Talaimannar, sementara 32 nelayan lainnya ditangkap di lepas Kepulauan Delft.

Tidak hanya itu, seperti dikutip Press Trust India, Angkatan Laut Sri Lanka juga menahan 15 kapal penangkap ikan milik nelayan India.


Para nelayan ditangkap di Delft dibawa ke pelabuhan Kankesanturai, sementara yang lainnya akan diserahkan ke kantor inspeksi perikanan di Talaimannar.

Insiden ini terjadi beberapa hari setelah Sri Lanka membebaskan 33 nelayan dari negeri Bollywood tersebut saat Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa menghadiri upacara pelantikan Perdana Menteri Narendra Modi pada 26 Mei lalu di Delhi.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya