Berita

FOTO:NET

Dunia

Dicap Rumah Bordil, Alasan Militan ISIL Serang Kampus dan Sandera Mahasiswi

MINGGU, 08 JUNI 2014 | 13:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Universitas Anbar yang terletak di Al-Tasha, Irak diserang kelompok militan bersenjata ISIL pada Sabtu (7/6) lantaran dianggap layaknya rumah bordil.

Hal ini disampaikan oleh seorang mahasiswi yang turut menjadi korban sandera.

Mahasiswa itu mengatakan para militan Islam mencap universitas tersebut layaknya rumah bordil di mana wanita mengenakan make up, mendengarkan musik, dan dicampur dengan laki-laki. Saat disandera, ia dan rekan-rekannya yang lain diperintahkan untuk berkumpul di satu tempat oleh pemimpin militan.


"Mereka mengatakan bahwa kami akan diajarkan pelajaran yang tidak akan pernah kami lupakan," ungkapnya.

Namun beruntung, petugas keamanan berhasil melancarkan serangan balasan guna merebut kembali kampus meski memicu bentrokan yang disertai tembakan dan granat.

"Pasukan keamanan membebaskan semua mahasiswa/i yang sandera dari asrama di Universitas Anbar dan kembali menguasai pos-pos pemeriksaan di pintu masuk," ungkap wakil Menteri Dalam Negeri Irak, Adnan Al-Assadi, mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP (Minggu, 8/6).

Segera setelah berhasil membebaskan sandera, pasukan keamanan membawa para mahasiswa dengan sebuah bus.

Polisi menyebut, jumlah sandera di awal insiden sekitar 2.500 orang, meskipun angka itu tidak bisa dikonfirmasi secara independen.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya