Berita

Muhammad Romahurmuziy/net

Politik

PPP Mohon Maaf Dua Kadernya di Kabinet Kurang Memuaskan

KAMIS, 05 JUNI 2014 | 12:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden SBY selama ini kepada kader PPP di dua pos kementerian, Kementeria Agama dan Kementerian Perumahan Rakyat.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PPP Muhammad Romahurmuziy alis Romi dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (5/6).

"Ucapan terima kasih ini tentu diiringi permohonan maaf atas hal-hal yang belum sesuai harapan masyarakat," kata Ketua Komisi IV DPR  ini.


Karenanya, lanjut Romi, terhadap evaluasi kinerja 10 kementerian, termasuk pos yang diisi kader PPP sampai beberapa waktu lalu hingga saat ini, yang kurang memuaskan, PPP menerimanya dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai modal perbaikan ke depan.

"Tentu evaluasi presiden ini harus menjadikan masukan kepada Saudara, Djan Farid (Kemenpera) untuk secara serius memperbaiki kinerjanya dan fokus pada tugas-tugas kementerian jika ingin meninggalkan legacy, mengingat sisa waktu yang tidak terlalu lama," tandas Romi.

Sebelumnya Romi mengatakan, jika Presiden SBY masih mempercayakan kepada kader PPP mengisi pos Kemang yang ditinggalkan Suryadharma Ali karena terjerat kasus korupsi haji, pihaknya mengusulkan kader terbaik PPP, Wakil Ketua MPR RI, Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya