Berita

Nurul Arifin

Wawancara

WAWANCARA

Nurul Arifin: Nomor Urut 1, Mudahkan Sosialisasi Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa

RABU, 04 JUNI 2014 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dalam Pilpres 2004 dan Pilpres 2009 pemenangnya bukan nomor urut 1. Tapi dalam Pilpres 9 Juli mendatang, nomor urut itu diyakini membawa pengaruh terhadap peluang kemenangan pasangan capres-cawapres.

“Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut 1 akan memudahkan tim pemenangan mensosialisasikan pasangan tersebut,’’ kata Juru Bicara Tim Sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Nurul Arifin, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, pengundian pasangan capres dan cawapres yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) , Minggu (1/6), pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut 1 dan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat nomor urut 2.


Hasil tersebut secara resmi telah ditetapkan oleh KPU  melalui Keputusan KPU Nomor 454/Kpts/KPU/TAHUN 2014 Tentang Penetapan Daftar Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pada Pemilihan Umum Tahun 2014.

Nurul Arifin selanjutnya mengatakan, masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan angka 1 dan selalu mengindentikkan dengan kemenangan.

“Untuk menjadi RI 1 sebaiknya capres dengan nomor urut 1. Anak kecil juga tahu kalau nomor 1 adalah juara,” ujar Wakil Sekjen Partai Golkar itu.

Berikut kutipan selengkapnya:

Apa itu saja makna nomor urut 1 bagi pasangan Prabowo-Hatta?
Nomor 1 itu banyak makna. Otak kita hanya 1, hati juga 1. Itu yang menggerakkan semuanya, mengendalikan seluruh gerakan di tubuh kita.

Kami juga melihat banyak makna yang tersirat di nomor tersebut. Pemilihan nomor urut pasangan capres itu dilakukan tanggal 1 Juni, bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila. Logo kami juga Garuda Pancasila. Ini kan makna yang luar biasa.

Mudah-mudahan, simbol-simbol ini menjadi kesatuan energi yang terkandung dalam angka tersebut. Kami akan melakukan yang terbaik dan berjuang memenuhi harapan semua orang, menjadi nomor 1, menjadi pemenang di pilpres mendatang.
 
Apa ada pengaruh nomor urut bagi pemilih?  
Biarpun Pileg 2009 dan 2014 menerapkan sistem suara terbanyak, orang tetap memperebutkan posisi nomor 1. Sebab, masyarakat cenderung enggan melihat angka-angka berikutnya. Mereka memilih angka pertama.

Karena itu, saya menilai pemilihan nomor masih memiliki pengaruh terhadap pilihan pemilih. Apalagi, visualnya memudahkan orang untuk memilih. Secara umum, angka itu menentukan pilihan pemilih.

Apakah sudah menyiapkan jargon terkait nomor urut itu?
Soal jargon akan banyak improvisasi di lapangan. Nantinya, akan muncul ide-ide baru. Itu akan lahir dengan spontanitas.

Pertarungan  pilpres terpusat di Pulau Jawa. Apa masyarakatnya bisa dipengaruhi dengan simbol atau makna nomor urut?
Menurut saya bukan hanya di Pulau Jawa. Secara umum, angka itu menentukan pilihan pemilih di berbagai daerah di Indonesia. Seperti yang saya sampaikan tadi, mayoritas masyarakat Indonesia mengasosiasikan kemenangan atau sang juara dengan nomor urut 1.  ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya