Berita

prabowo dan jokowi/net

Politik

PILPRES 2014

Modal Awal Kampanye, Jokowi-JK Lebih Tajir dari Prabowo-Hatta

RABU, 04 JUNI 2014 | 08:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dua pasangan Capres dan Cawapres lewat tim pemenangan telah menyerahkan penerimaan dana kampanye periode pertama ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin (Selasa, 3/6). Pasangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta melaporkan Rp 10 miliar, sementar pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK Rp 44,9 miliar.

Sesuai dengan Pasal 99 UU No 42/2008 tentang Pilpres disebutkan pasangan capres dan timses diminta melaporkan penerimaan dana kampanye paling lambat satu hari sebelum kampanye dimulai. Hari ini (Rabu, 4/6) adalah hari perdana kampanye.

Tim pasangan Prabowo-Hatta merupakan pasangan pertama yang menyerahkan laporan awal dan rekening khusus dana kampanyenya, seterusnya tim dari Jokowi-JK.


Bendahara Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Thomas Djiwandono mengatakan, dana yang diterima hingga saat ini berjumlah Rp 10 miliar. Dana itu berasal dari Prabowo dan Hatta sebesar Rp 5 miliar. Kemudian, sumbangan dari badan usaha Rp 4,8 miliar. Sisanya Rp 200 juta berasal dari sumbangan individu.

Sementara, Ketua Tim Bendahara Kampanye Nasional Jokowi-JK, Didit Mehta Paryadi mengatakan, total penerimaan dana kampanye periode pertama hingga 3 Juni 2014 tercatat hingga Rp 44,9 miliar. Rinciannya Rp 42 miliar dari sumbangan Jokowi-JK dan sumbangan gabungan parpol pendukung, sisanya Rp 2,9 miliar berasal dari donasi masyarakat.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, dana kampanye awal itu akan verifikasi guna melacak kebenaran identitas para penyumbang dana kampanye kepada kedua pasangan calon tersebut. Verifikasi, lanjut dia, akan diserahkan ke Kantor Akuntan Publik (KAP) paling lama dilakukan selama tujuh hari. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya