Berita

foto:net

RUKO RUNTUH DI SAMARINDA

Lima Tewas dan Tujuh Masih Dicari

RABU, 04 JUNI 2014 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebanyak lima orang dinyatakan meninggal dunia, dan tujuh orang lagi masih dicari di reruntuhan bangunan ruko di Kota Samarinda.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya sesaat lalu, (Rabu, 4/6).

"Hingga 07.30 WITA (Rabu, 4/6), total korban yang bekerja pada PT. Firma Abadi, sebanyak 84 orang, dimana 72 orang korban selamat/hidup (masih dirawat di RSU AWS 7 orang), 5 orang meninggal dunia, dan 7 orang masih dicari tertimbun reruntuhan bangunan," kata dia.


Memasuki hari kedua pencarian korban runtuhnya bangunan ruko yang sedang dibangun di Kota Samarinda, proses evakuasi masih terus dilakukan.

Sutopo mengklarifikasi, setelah dilakukan pendataan ulang jumlah korban 84 orang, bukan 85 orang karena ada nama yang tercatat dua kali.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD dan relawan masih melakukan pencarian korban. Walikota Samarinda menunjuk Kepala BPBD Kota Samarinda menjadi komandan penanganan darurat.

"Alat-alat berat ditambah untuk mendukung pencarian korban. Basarnas mengerahkan alat dengan sensor infra red untuk mengidentifikasi lokasi korban yang tertimbun puing-puing bangunan," tandas Sutopo. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya