Berita

Gwyneth Paltrow

Blitz

Gwyneth Paltrow, Merasa Hidup Di Zona Perang

SENIN, 02 JUNI 2014 | 08:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Gwyneth Paltrow kerap di-bully karena berbagai komentarnya di media. Kali ini, ia kembali ‘diserang’ karena curhat soal jahatnya orang-orang yang sering berkomentar sesuka hati di internet.

Curhat tersebut dilakukannya saat diwawancara dengan situs Re/Code. Seperti dikutip CNN, dalam wawancara tersebut Paltrow menyamakan dampak negatif komentar jahat di internet dengan kondisi saat perang.

“Kita melihat (komentar di internet) tentang diri kita dan teman-teman kita, itu benar-benar menurunkan kualitas seorang manusia,” kata bintang film Iron Man dan Thanks For Sharing ini.


“Ini sama seperti saat perang, kita harus melalui hal berdarah ini, hal yang menurunkan kualitas manusia dan kemudian sesuatu hal didefinisikan kembali dari itu,” tambahnya.

Komentar Paltrow tadi memicu berbagai reaksi di internet. Salah satunya datang dari Cindy McCain, istri dari mantan tawanan perang Senator John McCain. Dia menyerang artis yang tengah proses cerai itu melalui Twitter.

“Gwyneth Paltrow itu sebuah lelucon. Hidupnya bagaikan mengambil sebuah peluru dari seorang tentara. Sungguh sebuah lelucon. Dua putraku yang kini mengabdi di militer harus bicara padanya,” tulis Cindy.

Ia menuliskan lagi, Paltrow mungkin harus sesekali mencoba pergi berpatroli bersama para tentara. “Mungkin buatnya itu seperti berada di Red Carpet.”

Sebagai ingformasi, Paltrow dianggap sebagai seleb yang paling dibenci di Hollywood. Oleh majalah Star, Paltrow kerap dianggap sombong, suka berpura-pura, dan selalu merasa lebih baik dari orang lain. Mungkin juga karena Paltrow selalu berusaha mengenalkan dietnya yang aneh itu kepada publik.

Selain itu, kabar terakhir menyebutkan, kalau dia bukan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Hingga harus bercerai dengan Chris Martin. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya