Berita

denny ja/net

Politik

PILPRES 2014

Denny JA: Sebaiknya Timses Tidak Singgung Isu Agama

KAMIS, 29 MEI 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tim sukses pasangan capres sebaiknya jangan memainkan isu agama untuk membela atau menyudutkan saingannya. Isu agama hanya akan menjadi bensin bagi rumput kering sebagian publik Indonesia yang sudah keras soal agama.

"Amien Rais mungkin hanya guyon. Tapi itu bisa diartikan berbeda oleh kalangan yang sudah sensitif soal agama," kata pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Kamis (29/5).

Ketua Tim Dewan Penasehat Prabowo-Hatta, Amien Rais, kemarin, menyambut usulan tes mengaji yang dilontarkan cawapres dari kubu Joko Widodo, Jusuf Kalla. Amien meminta lomba MTQ itu dimulai dulu dari JK dan Hatta, selanjutnya antara Jokowi dan Prabowo. Dan untuk dewan jurinya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengusulkan dari MUI.


Menurut Denny JA, politisasi isu agama biarlah menjadi wilayah social media dan pihak di luar tim resmi capres dan cawapres saja. Walau kita prihatin atas black campaign isu agama di social media, tapi itu dunia yang tak bisa kita kontrol. Tapi tim resmi capres 2014 sebaiknya tak masuk ke wilayah isu agama, baik serius atau guyonan.

"Kekerasan atas nama agama kini semakin buruk. Kita tak ingin bertambah buruk lagi oleh pemilu presiden 2014. Tiga ketua umum partai yang kini menjadi tersangka KPK, ketiganya dari komunitas berbasis agama," ungkap dia lewat akun @DennyJA_World.

Penggagas Gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi ini menambahakan, sebaiknya agama tetap menjadi pedoman moral dan tidak dipolitisasi untuk kampanye pemilu presiden. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya