Berita

presiden sby/net

Politik

ISRA MIRAJ

SBY: Kita Ingin Membangun Demokrasi Tertib, Santun dan Mencerdaskan

KAMIS, 29 MEI 2014 | 06:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY mengingatkan semua pihak untuk berperilaku santun dan menjauhi tindakan tak terpuji dalam kompetisi Pilpres 2014.

Menurutnya demokrasi yang saat ini dijalankan haruslah membawa manfaat yang luas bagi bangsa Indonesia dan bukan hanya sekadar proses yang berjalan.

"Sering saya kemukakan bahwa demokrasi yang hendak kita bangun adalah demokrasi yang menjunjung tinggi amanah, akhlakul karimah, demokrasi yang membawa manfaat, demokrasi yang santun, demokrasi yang tertib dan demokrasi yang mencerdaskan," kata SBY saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Isra Miraj di Istana Bogor, Rabu malam (28/5).


Lanjut SBY, apa yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam proses pilpres merupakan salah satu hal penting dalam pematangan demokrasi nasional.

"Cara-cara kampanye yang tidak baik, tidak tertib dan menabrak etika dan batas-batas kepatutan mesti dapat dicegah karena tidak sejalan dengan kehendak kita untuk menghadirkan demokrasi dan politik yang makin maju dan berkeadaban," ungkapnya.

Kepala Negara ini juga mengatakan pada Juli mendatang, rakyat Indonesia akan memiliki presiden dan wakil presiden baru dan merupakan amanah untuk mencari pemimpin yang baik untuk memajukan bangsa.

"Presiden dan wakil presiden akan terus berganti setiap lima tahun, bisa datang dan pergi, namun pemerintah tetap berkesinambungan," tandasnya seperti dikutip dari setkab.go.id. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya