Pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin membantah isu Jokowi bukan muslim. Menurut Din, cara shalat Jokowi bagus. Keislaman Jokowi pun diberitakan tidak diragukan lagi.
Din tahu karena pernah shalat Dzuhur berjamaah yang diimami Jokowi. Peristiwa tersebut terjadi saat Jokowi bersilaturrahmi ke pimpinan Muhammadiyah di gedung dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, pekan lalu (Selasa, 20/5). Shalat berjamaah dilakukan di Masjid At Taqwa, Gedung Dakwah Muhammadiyah.
Pernyataan serupa kembali disampaikan Din di acara Tanwir Muhammadiyah di Kalimantan Selatan empat hari setelah pertemuan di Menteng. Di Tanwir, Jokowi hadir memberikan pidato politik.
"Tenyata memang tak seperti yang diisukan. Cara salatnya bagus, bacaan Al Qurannya pun panjang-panjang," kata Din seperti diberitakan
Tempo.co (Minggu, 25/5) dengan judul berita "Din Syamsuddin: Salat Jokowi Bagus, Quran-nya Apik".
Selain portal Tempo, beberapa portal lain ikut memberitakan pernyataan Din. Tapi kutipan pernyataan Din ini malah mengundang polemik baru. Misalnya pernyataan Din bahwa Jokowi membacakan ayat-ayat Al Quran yang panjang.
Kemarin beredar klarifikasi atas pernyataan Din itu. Dalam klarifikasi tegas dinyatakan pernyataan Din tentang Jokowi telah dimanipulasi oleh media pendukung Jokowi. Klarifikasi ditujukan kepada media yang memberitakan, yakni
Tempo, Detik, TribunNews, Kompas, dan
Metro TV.
"Berita tersebut tidaklah benar. Saat itu Jokowi menjadi imam sholat Dzuhur di Masjid At Taqwa di kawasan Gedung PP Muhammadiyah pada Kamis siang 20 Maret 2014. Klarifikasi: Sholat Dzuhur merupakan sholat yang dilakukan secara lirih (alias tidak bersuara nyaring seperti sholat Maghrib, Isya dan Shubuh). Bagaimana mungkin bacaannya bisa dinilai bagus dan panjang-panjang, lha wong bacaannya tidak kedengeran," begitu isi klarifikasi.
Klarifikasi ini diberitakan kemarin oleh voi islam dengan judul "Video: Din Syamsuddin Klarifikasi Berita 'Jokowi Shalat' Yang Diplintir Media Nasional", dan di suaranews dengan judul "Dimanipulasi Berita Oleh Tempo, Detik, Tribunnews, Kompas Dan Metro TV! Din Syamsuddin Klarifikasi Berita Jokowi".
Klarifikasi juga disampaikan atas pemberitaan yang menyebut Din mengatakan bacaan sholat Jokowi bagus. Ditegaskan, Din tidak pernah mengatakan hal itu. Klarifikasi diperkuat dengan rekaman video saat Din memberikan penjelasan kepada media.
Isu mengenai keislaman Jokowi nampaknya masih akan menjadi polemik, dan bahan kampanye jelang Pilpres. Begitupula mengenai bacaan Shalat Jokowi: masih jadi masalah.
[dem]