Berita

AKB48

Blitz

Member AKB48 Terluka Diserang Pria Bergergaji

RABU, 28 MEI 2014 | 09:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Fans AKB48 kaget dan histeris mendengar kabar ini. Pasalnya, dua member grup terpopuler Jepang ini baru saja diserang pria bergergaji saat tampil dalam acara meet and greet di Prefektur Iwate, Jepang, Minggu lalu. Keduanya adalah Rina Kawaei dan Anna Iriyama. Sejumlah media Jepang menyebutkan, penyerang menggunakan gergaji dengan panjang 50 cm.

Akibat insiden ini, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi darurat untuk memotong jari-jari mereka yang rusak. Sementara itu, Iriyama juga menderita luka di wajahnya. “Operasi mereka sukses dan kondisi mereka stabil,” kata manajer AKB48, Yuasa Hiroshi. “Mereka akan meninggalkan rumah sakit besok,” tambahnya.

Selain melukai dua personel grup yang meraih rekor Guinnes sebagai grup pop terbesar di dunia, serangan ini juga melukai seorang pria staf AKB48. Ia menderita luka robek di tangannya.


Polisi langsung memburu pelaku yang kemudian diketahui merupakan seorang pria berusia 24 tahun yang diidentifikasikan sebagai Soturo Umeta.  Pria pengangguran ini ditahan dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Hingga kini, belum diketahui apa motif serangan yang dilakukan Umeta.

Atas insiden ini, konser AKB48 yang seharusnya digelar Senin malam kemarin terpaksa dibatalkan. Beberapa agenda jumpa fans juga harus dibatalkan.

Jika tak tahu, event handshake adalah salah satu kegiatan sangat populer dan ciri khas AKB48. Event itu merupakan salah satu cara member AKB48 bisa bertemu langsung dengan para fans. Di mana fans yang sudah membeli CD mereka secara resmi, mendapatkan sebuah tiket untuk event handshake sehingga fans bisa berjabat tangan dengan para Oshi mereka.

AKB48 dikenal sangat berpengaruh dalam dunia hiburan tidak hanya di Jepang tapi juga negara-negara lain. Mereka memiliki basis penggemar yang luas dan menyebar di segala umur. Penggemar mereka juga bermacam-macam, mulai dari penggemar ‘normal’ hingga penggemar yang ‘keterlaluan’. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya