Berita

seknas tani jokowi/net

Politik

PILPRES 2014

Baru Sebatas Program tapi Pembelaan Jokowi-JK untuk Petani Sudah Dianggap Nyata

SELASA, 27 MEI 2014 | 18:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pimpinan ormas tani dan aktivis tani di Indonesia bersepakat mendukung pencapresan Joko Widodo. Sebagai bagian dari upaya pemenangan, mereka membentuk Sekretariat Nasional (Seknas) Tani Jokowi.

Salah satu penggagas Seknas Tani Jokowi, Henry Saragih mengatakan, salah satu alasan mendukung Jokowi karena sikap capres yang berpasangan dengan Jusuf Kalla itu ingin membangun kedaulatan pangan Indonesia berbasiskan pertanian rakyat jika nanti terpilih. Gagasan dan platform tersebut ditegaskan Jokowi menjadi satu dari sembilan agenda prioritasnya (nawa cita) dalam visi misi yang diserahkan ke KPU.

"Inilah alasan mengapa kami berinisiatif untuk mendirikan Seknas Tani Jokowi. Program Jokowi-JK nyata-nyata mencantumkan apa-apa yang petani dan ormas tani perjuangkan, demi kesejahteraan petani, dan dalam upaya menegakkan kedaulatan pangan di Indonesia," ujar Henry dalam deklarasi Seknas Tani Jokowi di bilangan Duren Tiga, Jakarta (Selasa, 27/5).


Dalam nawa citanya, papar Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) itu, untuk menegakkan kedaulatan pangan di Indonesia Jokowi-JK menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan pembaruan agraria melalui pendistribusian aset terhadap petani melalui land reform dan program kepemilikan lahan bagi petani dan buruh tani, menyerahkan lahan sebesar 9 juta hektar, meningkatkan akses petani gurem terhadap kepemilikan lahan pertanian dari rata-rata 0,3 hektar menjadi 20 hektar per KK tani, dan pembukaan satu juta hektar lahan pertanian kering di Luar Jawa dan Bali.

Dalam kesempatan yang sama Agustiana, pimpinan ormas tani dari Jawa Barat menyebut Jokowi-JK juga berkomitmen membangun bank khusus untuk pertanian, UMKM, dan koperasi.

"Dalam nawa citanya, Jokowi-JK juga akan menyusun kebijakan pengendalian atas impor pangan melalui pemberantasan terhadap mafia impor yang sekedar mencari keuntungan pribadi atau kelompok tertentu dengan mengorbankan kepentingan pangan nasional, hingga pengembangan ekspor pertanian berbasis pengolahan pertanian dalam negeri," papar aktivis Persatuan Pergerakan Petani Indonesia (P3I) itu.

Deklarasi Seknas Tani Jokowi dihadiri oleh ratusan relawan petani yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain Saragih dan Agustiana, deklarasi turut dihadiri Sekjen Aliansi Petani Indonesia Muhammad Nuruddin, dan politisi PDIP Rieke Dyah Pitaloka.

"Nantinya kami juga akan mendeklarasikan Seknas Tani Jokowi di tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia," pungkas Henry Saragih.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya