Berita

andi arief/net

Andi Arief: Ada Petualang Politik yang Manfaatkan Isu Penculikan 1998

MINGGU, 25 MEI 2014 | 19:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menjelang pemilihan presiden bulan Juli mendatang, banyak pihak yang menggunakan isu penculikan di tahun 1998 untuk memojokkan salah satu pasangan capres-cawapres.

Mantan Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) yang kini merupakan salah seorang Staf Khusus Presiden RI, Andi Arief, merupakan salah seorang aktivis yang sempat diculik pada masa itu.

Andi Arief menyesalkan upaya kelompok avonturir politik yang ingin memanfaatkan isu penculikan dirinya dan kawan-kawannya masa itu untuk kepentingan politik praktis.


"Telah terjadi kapitalisasi isu penculikan dalam momentum pilpres ini oleh kedua capres beserta tim suksesnya. Banyak fihak yang telah mendistorsi isu penculikan ini menjadi jauh dari kenyataan yang sesungguhnya," ujar Andi Arief dalam keterangan yang diterima beberapa saat lalu.

Andi Arief mengatakan, dirinya adalah yang sejak awal paling paham dan paling bertanggungjawab atas nasib aktivis yang sudah kembali maupun yang masih dinyatakan hilang.

"Karena kami sebagai pimpinan atau komando perjuangan melawan kediktatoran Soeharto di masa itu," kata dia lagi sambil mengatakan bahwa aktivis yang kembali dari penculikan telah memberikan testimoni dan mentaati proses persidangan di peradilan militer.

"Sampai hari ini kami tetap bertanggung jawab dan fokus pada pencarian dengan cara kami. Kami menolak penggunaan isu yang dilakukan oleh avonturir politik yang kami tahu mereka hanya mengambil keuntungan dari isu ini," demikian Andi Arief. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya