Berita

Politik

PILPRES 2014

Tiga Alasan yang Bikin AMM Kepincut Prabowo-Hatta

MINGGU, 25 MEI 2014 | 14:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ali Masykur Musa mengaku punya banyak kesamaan visi misi dengan koalisi Merah Putih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Karenanya, alumni konvensi capres Demokrat yang juga tokoh muda Nahdlatul Ulama itu menjatuhkan pilihan dan mendukung Prabowo-Hatta.

Ada tiga alasan AMM, panggilan Ali, menjatuhkan pilihannya mendukung duet Prabowo-Hatta. Pertama, visi dan misi Prabowo-Hatta sesuai dengan visi dan misinya saat menjadi peserta konvensi capres Partai Demokrat.

"Saya mengusung visi misi saat menjadi peserta konvensi capres Demokrat. Karena itu, sangat tidak mungkin pilihan saya berbeda jauh dengan pasangan yang jauh dari visi misinya," kata AMM sesaat lalu (Minggu, 25/5).


Kedua, lanjut AMM, karena pertimbangan nasionalisme karena bagi NU, NKRI dan negara kebangsaan adalah prinsip yang tidak boleh diganggu gugat. Sebagai warga NU AMM melihat sejauh mana nasionalisme kedua pasangan capres yang saat ini bertarung sesuai dengan prinsip-prinsip kenegaraan NU.

"NKRI adalah harga mati bagi NU. Masih mengenai NU, tentu saya akan melihat mayoritas warga NU itu menjatuhkan pilihannya kepada siapa. Di situlah saya akan menentukan pilihan," imbuh AMM dalam pesan elektoniknya kepada redaksi.

Ketiga, hati nurani sebagai penentu pilihan. Dalam beberapa pandangan dan pidato duet capres itu, AMM mengaku hatinya bergetar, khususnya saat bicara tentang masa depan Indonesia.

"Karena pertimbangan itulah, saya cenderung menjatuhkan pilihan kepada Prabowo-Hatta," beber Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya