Berita

foto:reuters

Nusantara

Yaman Kembali Mencekam, 31 Orang Tewas Ditembaki

MINGGU, 25 MEI 2014 | 11:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya 31 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah Al-Qaeda melancarkan serangan terhadap gedung-gedung pemerintahan maupun militer di Provinsi Hadramaut, Yaman Tenggara pada Sabtu (24/5).

Kejadiannya Sabtu dinihari. Para anggota Al-Qaeda melakukan penembakan, pemboman, dan pembakaran di kota Seiyun, ibukota Hadramaut.

Pejabat Yaman menyebutkan, setidaknya tiga bank serta gedung-gedung pemerintah seperti markas polisi, militer, dan intelijen dijarah dan kemudian diledakkan oleh Alat Peledak Improvisasi (IED).


Lebih dari delapan pos pemeriksaan tentara diserbu oleh kelompok Al-Qaeda yang menyebabkan puluhan tentara tewas maupun luka dalam insiden berdarah tersebut.

Penduduk setempat yang tinggal di dekat Gedung Keamanan Nasional dan Bank Sentral juga melaporkan dua bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan signifikan.

"Itu adalah malam yang sangat menakutkan. Ledakan besar mengguncang tanah dan kami melihat kepulan asap hitam. Beberapa dinding luar dan balkon bangunan di dekatnya rusak," kata Khaled Ba Haroon, seorang warga.

Seperti dilansir dari Reuters (Minggu, 25/5), pihak medis di Seiyun Medical Center mengatakan bahwa mereka saat ini telah menerima 31 jenazah dan 20 korban luka. Mereka menyebut, seorang perwira militer senior berada di antara korban tewas.[wid]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya