Berita

sby dan Aquino/net

SBY Bahas Banyak Isu dengan Presiden Filipina Pagi Ini

JUMAT, 23 MEI 2014 | 07:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Presiden Filipina Benigno S. Aquino III di Istana Kepresidenan Malacanang hari ini (Jumat, 23/5). Sebelum menghadiri pertemuan bilateral, SBY dan Ibu Ani akan melakukan peletakan karangan bunga di Monumen Jose Rizal, pukul 08.30 waktu setempat.

Seperti dikutip dari situs resmi presidenri.go.id, hari ini merupakan hari kedua Presiden SBY berada di Manila, Filipina. Jika kemarin fokus kegiatan menghadiri pembukaan World Economic Forum on East Asia (WEFEA)

Pada pertemuan bilateral RI-Filipina nanti, rencananya dibahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, seperti kerja sama perdagangan dan investasi, penanggulangan bencana, perlindungan pekerja migran, dan people-to-people contacts. Kedua kepala negara juga akan menyaksikan penandatanganan beberapa MoU di bidang pendidikan dan kebudayaan, penanggulangan terorisme, dan delimitasi batas maritim.


Pukul 12.15 waktu setempat, Presiden SBY akan menerima Global Statesman Award dari World Economic Forum (WEF). Selain penghargaan tersebut, pada kesempatan jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Benigno S. Aquino III nanti, Presiden SBY juga akan menerima gelar kehormatan Order of Sikatuna with the Rank of Raja (Grand Collar) dari Pemerintah Filipina.

Sejak dibukanya hubungan diplomatik RI-Filipina pada 1949, hubungan kedua negara yang saling menguntungkan di berbagai bidang telah berkembang dengan sangat signifikan. Hal ini disemangati oleh prinsip-prinsip saling percaya dan menghormati.

Secara khusus, Indonesia merupakan sahabat bagi Filipina, kedua negara merupakan pendiri ASEAN. Persahabatan kedua negara juga ditunjukan melalui peran aktif Indonesia dalam upaya mencapai perdamaian di Filipina Selatan, baik dalam konteks bilateral, regional, maupun multilateral. Sebagai negara tetangga yang mempunyai perbatasan langsung (maritim), RI-Filipina tidak pernah punya konflik teritorial.

Persolan delimitasi batas maritim ini dibicarakan dalam serangkaian pertemuan yang tanpa gejolak. Apa yang dilalukan Indonesia dan Filipina ini bisa menjadi contoh negara-negara kawasan yang memiliki sengketa batas teritorial sehingga menimbulkan ketegangan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya