Berita

Politik

PILPRES 2014

Beberkan Kabinet, Jokowi Tepis Transaksional

KAMIS, 22 MEI 2014 | 21:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi dan Jusuf Kalla perlu membeberkan susunan kabinetnya sebelum Pilpres 9 Juli. Hal ini penting guna menepis anggapan publik terhadap praktik politik transaksional dan bagi-bagi kursi di antara partai politik pengusung.

Demikian disampaikan Fungsionaris DPP Partai Nasdem Despen Ompusunggu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi (Kamis, 22/5).

Menurut dia,  nama-nama dalam susunan kabinet akan membantu Jokowi-JK untuk meyakinkan rakyat pemilih sekaligus membuktikan konsistensi dan komitmen kepemimpinan model baru anti transaksional melalui kerjasama politik yang dibangun tanpa syarat sebagaimana didengungkan selama ini.


"Susunan kabinet bisa membuktikan sejauh mana kemandirian dan independensi Jokowi-JK untuk memimpin Indonesia bila nanti terpilih. Dari susunan kabinet akan jelas apakah seseorang menteri yang dipilih karena dia sebagai kader partai politik yang direkomendasikan institusinya sebagai imbalan ikut berkoalisi atau bagaimana," tutur Despen.

Pengurus Departemen Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem ini menuturkan, Jokowi-JK harus punya keberanian, ketegasan dan tidak boleh menyia-nyiakan momentum kepercayaan rakyat yang merindukan perubahan dengan memulainya dari susunan para kandidat yang akan mengisi portofolio kabinet berdasarkan track record kompetensi, kapasitas dan integritas secara transparan.

"Jangan lagi sekedar melihat isi tas atau dagang sapi bersama Parpol koalisi, untuk menempatkan seseorang dalam susunan kabinet, karena peran menteri sebagai eksekutor kebijakan sangatlah penting, untuk menjalankan agenda perubahan" ujar Despen.

Karena itu dia menyarankan agar elit Parpol pengusung Jokowi-JK ikut membuktikan jargon kerjasama politik tanpa syarat yang didengungkan Jokowi selama ini, bukan sekedar jualan atau bualan politik. Sebab, sangat penting dalam membangun akuntabilitas publik.

"Bila Jokowi-JK tidak memiliki keberanian membeberkan sebelum Pilpres, maka publik bakal curiga dan punya keraguan memilih karena jangan-jangan semuanya sama saja, mempraktekkan politik kepura-puraan dan pengelabuan publik lewat etalase pencitraan walau publik sebenarnya mahfum koalisi yang dibangun partai politik bukanlah gratis, melainkan bagi-bagi kursi kekuasaan," tandasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya