Berita

presiden sby/net

Di Filipina SBY Sebut Indonesia Makin Tangguh dengan Program Pro Poor

KAMIS, 22 MEI 2014 | 16:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan tidak selalu sama. Itulah sebabnya pemerintahan SBY meletakkan program pro-rakyat miskin atau pro-poor selalu berada di jantung transformasi ekonomi Indonesia.

"Dalam situasi global yang naik dan turun, saya percaya bahwa program-program pro-poor dan jaring pengaman sosial yang telah kami lakukan dalam dekade terakhir akan membuat perekonomian Indonesia jauh lebih tangguh dalam menghadapi ketidakpastian," kata Presiden SBY pada bagian lain sambutannya pada pembukaan World Economic Forum on East Asia 2014, di Manila, Filipina, Kamis sore (22/5).

Program-program untuk rakyat miskin itu, antara lain, dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin, bantuan operasional sekolah, paket beras miskin, bantuan langsung tunai, dan lain-lain. Melalui program-program tersebut, SBY berharap akan mengangkat kelompok miskin bukan hanya menuju kesetaraan bagi semua, bukan hanya terhadap kesempatan yang sama untuk semua, melainkan juga terhadap mobilitas untuk semua.


Indonesia selama 10 tahun terakhir telah menerapkan berbagai kebijakan untuk memastikan realisasi pertumbuhan dengan ekuitas. Namun demikian, Indonesia menyadari masih terdapat tantangan yang dihadapi untuk mewujudkan pembangunan bagi semua. Oleh karena itu, SBY mendorong komunitas bisnis di kawasan untuk terus bermitra dengan Indonesia.

Tahun lalu, The Economists menyebut Indonesia, bersama Filipina, sebagai 'bintang-bintang ekonomi Asia'. Bank Dunia baru-baru ini menempatkan Indonesia dalam 10 ekonomi terbesar di dunia dalam hal Purchasing Power Parity (PPP). McKinsey memproyeksikan tahun 2030 nanti akan ada 135 juta kelas menengah di Indonesia.

Presiden SBY mengundang pemimpin industri dunia untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya dalam pengembangan proyek ambisius Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Melalui Masterplan, kami sedang mengintensifkan pembangunan infrastruktur di enam koridor ekonomi dan kami telah mengeluarkan 73 miliar dolar AS sejak tahun 2011. Antara 2015-2017, kami bertujuan untuk menyelesaikan sekitar 25 proyek strategis, seperti rel kereta api, listrik, pelabuhan, telekomunikasi, dan jalan raya dengan total nilai 26 miliar dolar AS," ujar SBY.

Meskipun sudah tidak menjadi Presiden pada pertengahan Oktober mendatang, SBY meyakinkan para pebisnis bahwa masa depan Indonesia akan tetap penuh peluang. "Dan saya yakin bahwa Anda tidak akan ingin melewatkan momentum ini," demikian SBY seperti dilansir dari presidenri.go.id. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya