Berita

jusuf kalla/net

Ternyata, JK Bisa Kembali Take Over Golkar...

RABU, 21 MEI 2014 | 10:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Luhut Panjaitan yang mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar karena memilih mendukung duet Joko Widodo dan Jusuf Kalla perlu dihargai. Sikap Luhut ini pun perlu diikuti oleh pengurus Golkar lain yang pro Jokowi. Itu adalah bagian dari etika organisasi.

Demikian disampaikan pollster papan atas Denny JA mengomentari fenomena perpecahan di tubuh Golkar menjelang Pilpres 2014.

"Azas fair play tetap harus dijaga. Pengurus Golkar yang berbeda sikap dengan sikap resmi organisasi tentu harus mengundurkan diri," kata Denny JA .


"Namun sebagai kader Golkar, yang bukan pengurus, tentu tak harus mundur sebagai kader. Beda dengan pengurus, kader lebih bebas," sambungnya.

Belajar dari perpecahan internal Golkar pada 2004, jika pihak yang mundur menang di pilpres, maka mereka akan menjadi penguasa Golkar berikutnya. Di 2004, ketika Jusuf Kalla menang dalam Pilpres 2004 bersama SBY, ia segera mengambil alih Golkar dan menjadikan Golkar pendukung pemerintah terpilih.

"Akankah terulang kisah Golkar di 2014 ini, dimanaJusuf Kalla jika terpilih akan kembali take over kepengurusan Golkar? Tentu tak harus Jusuf Kalla yang menjadi ketua umumnya, tapi tokoh yang sehaluan politik dengannya," ujar Denny JA lagi.

Di sisi lain, bila Prabowo Subianto yang menang dalam Pilpres 2014, posisi Aburizal Bakrie justru aman dan semakin kuat.

"Bagi ARB, menang dan kalah di pilpres kali ini adalah to be or not ot be . Efeknya langsung ke jabatan ketum di kemudian hari. Bagi pengurus dan kader Golkar yang pro Jokowi ini juga to be or not to be. Mereka berupaya menang sekuat tenaga di pilpres," demikian Denny JA. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya