Berita

kereta api/net

Nusantara

Bekasi Bangun Stasiun KA Di desa Telaga Murni

RABU, 21 MEI 2014 | 07:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan membangun stasiun kereta api (KA) di Desa Telaga Murni, antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi. Proyek senilai Rp 15 miliar ini diharapkan  mampu meningkatkan mobilitas sekitar 600 ribu penumpang yang berada di tiga kecamatan di wilayah tersebut, memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke kereta api sehingga dapat mengurangi kemacetan jalan.

Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Bekasi menandatangani kesepakatan bersama (MoU) Pembangunan Stasiun Kereta Api pada lintas Jakarta - Cikampek, yang berlokasi di Desa Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko dan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin di Hotel Horison, Bekasi, Selasa (20/5).

Dalam sambutannya, Hermanto mengatakan dengan adanya MoU Bilateral ini, diharapkan ada investor yang berminat untuk membangun stasiun KA yang berlokasi di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang ini.


"Sesuai UU Perkeretaapian, terbuka bagi investor swasta maupun daerah untuk melaksanakan pembangunan prasarana perkeretaapian," jelas Hermanto.

Hermanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembangunan elektrifikasi hingga ke Stasiun Cikarang. Sehingga nantinya jalur KA Jakarta- Cikarang bisa dilalui oleh KRL Komuter.

"Untuk itu kami meminta bantuan dari daerah untuk bersama-sama menutup semua perlintasan sebidang. Karena jika pembangunan double-double track sudah selesai maka frekuensi kereta akan bertambah sehingga harus tidak ada lagi perlintasan sebidang," ujarnya seperti dikutip dari Setkab RI.

Hermanto menambahkan, Stasiun KA yang akan dibangun ini konsepnya seperti halte yang berukuran tidak terlalu besar layaknya  stasiun Jatinegara atau stasiun Bekasi. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya