hasyim muzadi/net
hasyim muzadi/net
"Tempo hari saya menyatakan bahwa saya akan memilih capres cawapres manapun yang ada tokoh NU-nya. Ternyata sekarang yang ada adalah pasangan Jokowi-JK. Saya harus konsekwen terhadap apa yang saya katakan, yakni saya memilih Jokowi-JK," kata Hasyim dalam pesan singkatnya yang diterima redaksi sesaat tadi (Selasa, 20/5).
Hasyim Muzadi menegaskan keputusan mendukung Jokowi-JK bukan semata-mata dilandasi fanatisme ke-NU-an dirinya, tetapi karena realitas yang ada. Saat ini, katanya, mayoritas muslim adalah warga NU, dan NU telah membuktikan sikap kebangsaan dalam sepanjang sejarah Indonesia.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02