hasyim muzadi/net
hasyim muzadi/net
"Tempo hari saya menyatakan bahwa saya akan memilih capres cawapres manapun yang ada tokoh NU-nya. Ternyata sekarang yang ada adalah pasangan Jokowi-JK. Saya harus konsekwen terhadap apa yang saya katakan, yakni saya memilih Jokowi-JK," kata Hasyim dalam pesan singkatnya yang diterima redaksi sesaat tadi (Selasa, 20/5).
Hasyim Muzadi menegaskan keputusan mendukung Jokowi-JK bukan semata-mata dilandasi fanatisme ke-NU-an dirinya, tetapi karena realitas yang ada. Saat ini, katanya, mayoritas muslim adalah warga NU, dan NU telah membuktikan sikap kebangsaan dalam sepanjang sejarah Indonesia.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50