Berita

Pertahanan

Prajurit TNI Diminta Pantau Perang Opini Capres di Sosmed

SELASA, 20 MEI 2014 | 18:52 WIB | LAPORAN:

TNI Angkatan Darat (AD) mengerahkan 25 ribu personilnya ditambah dari wilayah teritorial sebanyak 150 ribu anggota untuk mengamankan pelaksanaan Pilpres 2014.

"Pengamanan tersebut berada di bawah kendali Polri dan TNI AD akan siap memback-up pengamanan menjelang capres tersebut secara maksimal sesuai dengan petunjuk teknis arahan dari KPU pada rapat koordinasi lalu," jelas Kepala Staf AD (KSAD), Jenderal Budiman usai acara peresmian gedung Cat 5 Dinas Psikologi TNI AD, Selasa (20/5).

Menurut dia, situasi keamanan nasional saat ini masih terbilang kondusif. Meski, tidak demikian adanya dengan perang opini di sosial media antar dua kubu pendukung capres.


"Saya menilainya masih wajar dah harapannya konflik di sosial media tersebut tidak akan berimbas pada gejolak di masyarakat. Prajurit TNI bisa memantau dan melaporkan kepada pimpinan tentang perang sosmed tersebut," ucap Budiman.

Budiman juga memastikan, belajar dari Pileg lalu, evaluasi dan langkah perbaikan dalam pengamanan Pilpres ini sudah dilakukan. Pihaknya juga tidak mempermasalahkan anggaran TNI sebesar Rp 100 miliar dari DPR untuk pengamanan Pemilu di seluruh Indonesia. Pada prinsipnya, kata dia menekankan, TNI akan senantiasa siap sebagaimana kewajiban dan tugas pokok TNI menjaga keamanan negara.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya