Berita

Politik

PILPRES 2014

Kiai NU Dukung Mahfud Menangkan Prabowo-Hatta

SELASA, 20 MEI 2014 | 16:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua MK Mahfud MD resmi menjadi Ketua Tim Nasional Pemenangan Prabowo-Hatta. Langkah Mahfud disambut baik sejumlah kiai NU di Jawa. Dukungan didasari sikap politik PKB yang tidak sepenuh hati memperjuangkan Mahfud menjadi cawapres pendamping Joko Widodo.

‪Pengasuh Pesantren As-Saidiyah Jamsaren KH Anwar Iskandar mengatakan posisi suara PKB yang berada di atas partai Nasdem dan Hanura dalam koalisi poros Jokowi, semestinya memberikan nilai tawar yang lebih tinggi dengan memaksimalkan posisi cawapres dari kader PKB.

"Suara PKB itu kan nomor dua (dalam koalisi), tapi malah mlempen kayak begitu. Mestinya bisa memperjuangkan kadernya sendiri menjadi cawapres," ungkap Kiai Anwar melalui sambungan telepon beberapa saat tadi (Selasa, 20/5).‬


Kiai Anwar heran dengan keputusan PKB yang menyutujui mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk dipasangkan dengan Jokowi dalam Pilpres mendatang.‬

"Wong ada kader sendiri seperti Pak Mahfud yang sudah jelas rekam jejaknya bagus, bersih, kompeten, kok malah lebih memilih kader partai lain. Orang sekaliber Pak Mahfud, punya rekam jejak dan prestasi baik, tapi PKB tak bisa diharapkan ya mau gmana lagi," sesalnya.‬

‪Oleh karena itu dia memaklumi jika pada akhirnya Mahfud menjatuhkan pilihan menerima tawaran dari pasangan Capres Prabowo-Hatta. Menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi logis yang harus dilakukan Mahfud setelah melihat PKB tak sepenuh hati memperjuangkannya dalam bursa Cawapres dari poros yang ada.‬

"Ketika sikap PKB seperti itu, maka ada hak dia (Mahfud) bertindak untuk merealisasikan cita-citanya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara kedepan. Dan pandangan para kiai yang lain saya kira tidak akan jauh beda ya," tukasnya.‬[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya