Berita

Politik

Rhoma Irama Janji Menangkan Prabowo Berjasa

SELASA, 20 MEI 2014 | 00:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Raja dangdut Rhoma Irama mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014. Sikap Rhoma ini berlawanan dengan keputusan PKB yang mendukung Jokowi.

"Kita butuh pemimpin berani dan tegas. Karakter ini ada di sosok Pak Prabowo," kata Rhoma kepada wartawan di Jakarta (Senin, 19/5).

Rhoma menyatakan siap membantu pemenangan Prabowo yang maju bersama Hatta Rajasa (Prabowo Berjasa). Dia katakan tengah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak Prabowo untuk terlibat dalam pemenangan.
 

 
"Bentuk ikhtiarnya apa saja, besok (hari ini) pastinya," imbuh dia.

Prabowo rencananya akan menemui Rhoma kemarin sore. Tapi karena menemui Ketum Golkar Aburizal Bakrie jadual kemudian diundur petang hari. Namun karena Prabowo juga ada agenda menemui SBY di Cikeas, pertemuan dijadual ulang hari ini.

Rhoma menegaskan sudah menarik dukungan ke PKB. Dia tak mau menghitung kontribusi yang sudah diberikan untuk PKB meski mereka ingkar karena tak jadi mengusung dirinya sebagai capres atau cawapres. 

"Apa yang kita berikan tidak sia-sia, sudah berkontribusi menjadikan caleg-caleg PKB ke Senayan," demikian Rhoma.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya