Berita

Capres-cawapres 2014 Kaya Visi Ekonomi

SENIN, 19 MEI 2014 | 16:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dua pasangan capres dan cawapres resmi mendeklarasikan maju dalam Pilpres, Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melihat dua pasangan capres-cawapres yang akan berkompetisi dalam pilpres 2014 memiliki visi dan misi perekonomian yang tajam. Hal itu ditunjukkan dengan munculnya nama-nama pengusaha nasional yang diusung oleh partai politik untuk menjadi kandidat Presiden maupun Wapres.  

"Pak Jokowi berangkat dari latar belakang pengusaha mebel, begitu juga dengan Pak JK yang merupakan sosok pengusaha nasional dari Sulawesi Selatan. Pak Prabowo juga militer yang pensiun dan kemudian jadi pengusaha, dan Pak Hatta Rajasa adalah mantan Menko Perekonomian dan juga pengusaha nasional. Kedua pasangan yang sudah mendeklarasikan hari ini sangat memahami kondisi perekonomian nasional," ujar Ketua Umum BPP HIPMI Raja Sapta Oktohari kepada wartawan di Jakarta (Senin, 19/5).


Dalam pandangan HIPMI, munculnya pengusaha-pengusaha sebagai capres-cawapres merupakan sinyal positif bagi pembangunan perekonomian nasional kedepan mengingat tantangan perekonomian sangat komplek, salah satunya adalah pemberlakuan AEC 2015.  
"Para pengusaha nasional sudah terbiasa tanggap dalam menyikapi kondisi perekonomian nasional maupun global, oleh karenanya kami yakin para capres-cawapres yang berkompetisi ini akan memiliki cara jitu untuk membawa perekonomian nasional lebih baik di masa ke depan," lanjut Okto.

Sebagai salah satu kunci dalam menghadapi AEC 2015 adalah peningkatan daya saing dunia usaha. Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki oleh para calon pemimpin nasional ini, HIPMI yakin sektor usaha Indonesia ke depan akan mampu menghadapi tantangan ekonomi nasional maupun global.

"Para capres-cawapres 2014 memiliki pengalaman di dunia bisnis. Jadi mereka lebih paham, apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan perekonomian nasional yang berdaya saing," paparnya.

Tahun 2014 merupakan tahun yang menentukan bagi masa depan bangsa Indonesia. Pemilihan umum legislatif, dilanjutkan dengan pemilihan presiden secara langsung, merupakan hajatan politik yang akan menentukan garis pembangunan nasional di masa mendatang.

"Kita tidak masalah siapun nanti yang terpilih jadi presiden-wakil Presiden, kami hanya mengingatkan bahwa Indonesia pada tahun 2014 sudah langsung menghadapi masalah ekonomi global bukan hanya masalah perekonomian nasional saja," demikian Okto. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya