Berita

puan maharani/net

MENCARI PENDAMPING JOKOWI

Kunci Misteri Puan Maharani

MINGGU, 18 MEI 2014 | 09:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden periode 2014-2019 dibuka hari ini. Joko Widodo yang paling difavoritkan memenangkan Pilpres 2014 masih belum menemukan pasangan. Elit PDI Perjuangan masih menimbang-nimbang sejumlah nama kendati sudah semakin mengkerucut.

Salah satu sebab mengapa proses penentuan cawapres PDIP berjalan keras karena Ketua DPP PDIP Puan Maharani masih ngotot mengajukan diri.

Sikap Puan ini dapat dipahami. Ia tidak ingin bila kekuasaan pada akhirnya akan menjauh dari partai dan ajaran Bung Karno. Sikap yang sama dimiliki sejumlah elit kunci PDIP. Kelompok ini mulai melihat ada ancaman dari kelompok lain yang ingin mengambil alih PDIP cepat atau lambat dengan cara yang paling elegan.


Sejumlah kandidat dianggap tidak cukup pantas. Misalnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Resistensi Puan terhadap Samad dapat dipahami mengingat selain karena memiliki pemahaman yang sempit mengenai hukum, Abraham Samad juga tidak memiliki dukungan yang betul-betul ril di kalangan akar rumput.

Manuver Jokowi belakangan ini juga sudah mulai dipandang sebagai ancaman terhadap kelompok inti PDIP yang membangun partai. Bahkan sudah mulai terlihat tanda-tanda Jokowi akan sulit dikendalikan.

Sejumlah elit PDIP di kelompok Puan sedang berpikir keras untuk menempatkan figur yang dapat menjembatani Jokowi yang sudah di atas angin dan kepentingan PDIP. Bagaimanapun PDIP ingin mendapatkan pemerintahan yang pro pada ideologi ekonomi kerakyatan ajaran Tri Sakti Bung Karno.

Sejumlah elit di kelompok Puan menawarkan nama ekonom senior Rizal Ramli. Mantan menko ekuin dan menteri keuangan ini dinilai tidak hanya memahami namun terbukti pernah mengimplementasikan ajaran Bung Karno.

Ia juga dekat dengan keluarga Bung Karno, terutama Megawati Soekarnoputri dan Guntur Soekarnoputra. Hubungan Rizal Ramli dengan alm. Taufiq Kiemas juga sangat baik. Di tahun 2009 dia adalah salah seorang yang sangat dipertimbangkan Taufiq Kiemas menjadi pendamping Mega dalam Pilpres 2009.

Hal positif lain dari Rizal Ramli karena ia tidak punya kepentingan ekonomi sempit dan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan elit politik lain di luar PDIP.

Bukankah keberhasilan pemerintahan PDIP yang berarti kemampuan menjalankan ajaran Bung Karno merupakan modal yang cukup bagus untuk mempersiapkan the next Sukarno generation. Namun sejauh ini pilihan ada di tangan Puan Maharani. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya