Berita

ibas yudhoyono/net

Politik

Ibas: Koalisi Demokrat untuk Kepentingan Bangsa

MINGGU, 18 MEI 2014 | 09:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, hari ini (Minggu, 18/5) adalah membahas arah dan sikap politik Demokrat dalam Pilpres 2014.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam keterangannya sesaat lalu, Minggu (18/5).

"Memang ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam rapimnas. Tapi yang utama dan tentunya memang sangat dinantikan, bukan saja oleh seluruh kader Demokrat, tapi juga rakyat Indonesia, adalah soal arah dan sikap politik Demokrat dalam pemilihan presiden," ungkapnya.


Dijelaskan Ibas, agenda Rapimnas akan meminta masukan kader untuk menentukan pilihan politik Demokrat ke depan. "Kader Demokrat akan menentukan sendiri opsi terbaik yang akan diambil sekaligus konsolidasi agar ke depan kita solid menjalankan arahan dan kebijakan partai," terang politisi muda ini.

Putera kedua Presiden SBY ini sendiri mengaku sangat tidak menduga, kalau agenda rapimnas Demokrat menjadi salah satu momentum yang paling ditunggu dari semua momentum yang ada di seluruh tanah air saat ini. "Kami benar-benar tidak menyangka, dan tentunya kami bersyukur," imbuhnya.

Menurut Ibas, Demokrat sangat mengapresiasi atas semua pendapat bahkan kritik dari semua pihak tentang langkah yang akhirnya akan diambil dalam pesta demokrasi pilpres nanti. Bagi Demokrat, kata dia, pendapat maupun kritik itu adalah bukti bahwa Demokrat masih diperhitungkan dan dicintai rakyat Indonesia dalam kancah perpolitikan nasional.

Terakhir, Ibas menanggapi positif atas beberapa pendapat yang mengait-ngaitkan soal sosok yang akan diusung Demokrat sebagai pasangan capres dan cawapres pada pilpres nanti.

"Soal koalisi kami tidak ingin berspekulasi. Semuanya kami lakukan dengan penuh pertimbangan demi semata kepentingan bangsa ke depannya. Kami tidak ingin koalisi hanya didasari untuk sekedar menggenapkan syarat pengusungan capres dan cawapres saja," tandasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya