Berita

Anies Basweda/net

Politik

Anies Paling Pas Dampingi Jokowi Wujudkan Revolusi Mental

MINGGU, 18 MEI 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Presiden dari PDIP Joko Widodo (Jokowi) harus mengambil cawapres yang kompeten dan sekaligus diterima oleh semua partai.

"Jokowi punya platform 'Revolusi Mental' yang pada intinya membangun watak dan karakter, kuncinya ada di pendidikan kalau begitu. Sekarang siapa yang paling mumpuni soal pendidikan, hanya Anies Baswedan. Anies paling pas mendampingi Jokowi mewujudkan Revolusi Mental itu," ujar pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), J Kristiadi dalam keterangannya, Minggu (18/5).

Ia menambahkan, Anies sudah terbukti bahkan di luar sistem pun memiliki program pendidikan yang jelas. Revolusi Mental dengan dukungan Anies sangat pas. Anies tak hanya mampu mendampingi Jokowi dari aspek pendidikan sebagai penyokong utama platform Jokowi, namun juga pada sisi kebekuan politik yang terjadi selama ini.


Menurut Kristiadi, saat ini yang ditunggu rakyat adalah partai mewadahi kepentingan umum, tidak hanya kepentingan kelompok. "Jokowi dan Anies Baswedan ini adalah kepentingan umum yang ditunggu-tunggu selama ini, dengan mencalonkan Anies sebagai wapres PDIP akan menegaskan sikapnya mewadahi kepentingan umum," imbuhnya.

Kristiadi mencontohkan, saat Mahathir di Malaysia dulu yang bukan berasal dari elit partai, maka PDIP bisa mengambil langkah serupa di tengah kebekuan politik antar parpol dengan mengusung wapres non-parpol.

"Anies Baswedan memang mengikuti konvensi Demokrat, tapi sekarang konvensi sudah selesai, dia juga bukan kader partai, dan sebenarnya secara etika politik tidak ada masalah dia berpasangan dengan Jokowi," tandasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya