Berita

Politik

Kenapa SBY Tak Bertanggung Jawab pada Pemenang Konvensi?

SABTU, 17 MEI 2014 | 21:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat sudah semestinya mengupayakan semaksimal mungkin agar Dahlan Iskan bisa melantai di Pilpres mendatang dengan membangung poros koalisi. Hal ini sebagai pertanggung jawaban Demokrat terhadap Dahlan sebagai pemenang konvensi.

Begitu disampaikan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, kepada wartawan di Jakarta (Sabtu, 17/5). Menurut dia, jadi pertanyaan kenapa Ketua Umum Demokrat SBY tak bertanggung jawab pada pemenang konvensi.

"Minimal harusnya Demokrat menawarkan Dahlan sebagai calon wakil presiden," kata dia.


Said mengingatkan Ketum Demokrat SBY agar menghargai jerih payah peserta konvensi. Sebab, peserta konvensi juga sudah berupaya habis-habisan sejak ajang penjaringan capres itu dimulai tahun lalu.

Sebagai pemenang konvensi, katanya, Dahlan sudah tentu banyak berkorban, mulai mengorbankan waktu, menguras tenaga, mencurahkan segenap pikiran, serta mengeluarkan biaya yang pastinya tidak sedikit demi Partai Demokrat. Ditegaskannya pula, Dahlan tentu memiliki pendukung yang berkontribusi bagi Demokrat sehingga memenangi konvensi.

"Kalau yang diusung sebagai cawapres bukan pemenang konvensi, mestinya ketentuan itu dijelaskan sejak awal. Jadi peserta konvensi mengetahui," katanya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya