Berita

Politik

ANALISA NUMEROLOGI

Puan dan Jokowi Tidak Cocok karena Sama-sama Unsur Api

SABTU, 17 MEI 2014 | 18:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menguat menjadi calon wakil presiden (cawapres) Jokowi pada saat-saat terakhir menjelang pendaftaran pasangan capres. Analisa  numerologi yang dilakukan pakar ilmu angka Robert Hamada memperlihatkan, Jokowi tidak pas dipasangkan dengan Puan.

Jokowi dan Puan sama-sama memiliki unsur api. Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1963, Puan yang lahir pada 6 September 1973 sama-sama dipengaruhi angka 8.

"Secara personal, Jokowi dan Puan Maharani tidak cocok berpasangan," kata Robert Hamada.


Sosok Puan tidak akan bisa melengkapi kekurangan Jokowi. Menurut murid pakar angka dari Malaysia Oliver Tan ini, Puan memiliki kelebihan sebagai mediator tetapi kelebihan ini tidak akan bisa menutupi kelemahan Jokowi yang cenderung pasif, suka menunda-nunda, terlalu hati-hati.

Jokowi juga terlalu percaya diri, tidak punya orientasi dan kurang komunikasi.  
 
Robert Hamada mengatakan angka 8 dan unsur api yang melekat pada Jokowi membuat karir capres PDIP itu meningkat dengan cepat, tapi bisa jatuh dengan tiba-tiba. Catatan lainnya, Jokowi hidup penuh dengan tekanan.

"Sama seperti Jokowi, hidup Puan Maharani juga akan penuh dengan tekanan," demikian Robert Hamada.[dem] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya