Berita

Politik

Darmin Nasution Layak Dampingi Jokowi

SABTU, 17 MEI 2014 | 17:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution diwacanakan menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi pada saat-saat terakhir menjelang pendaftaran pasangan capres.

Darmin Nasution menambah daftar nama yang santer disebut-sebut layak menjadi pendamping Jokowi, setelah sebelumnya ada nama Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, dan juga Menteri Perindustrian MS Hidayat.

"Sosok Darmin layak mendampingi Jokowi. Darmin adalah orang yang cukup berpengalaman di bidang ekonomi serta memiliki rekam jejak yang jelas," kata pengamat ekonomi Aviliani kepada wartawan (Sabtu, 17/5).


Menurut Aviliani pengalaman Darmin sebagai profesional dapat diandalkan, dibuktikan dengan jabatan Gubernur BI dan Dirjen Pajak yang diembannya.  Dari sisi ekonomi, Darmin memiliki pemahaman dan penguasaan yang bagus, sementara dari segi struktural Darmin orang kuat.

Aviliani tidak manfikan pertimbangan yang akan diambil PDIP, terutama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam memutuskan pendamping Jokowi. Tapi, Aviliani berharap keputusan didasarkan pada pertimbangan bahwa tokoh yang mahir dalam hal ekonomi seperti halnya Wakil Presiden Boediono yang perlu dipilih.

Menurutnya, Jokowi dan Darmin bisa saling melengkapi. Sosok Darmin, kata Aviliani, perlu dipertimbangkan karena menurutnya dia orang yang tepat, dan tidak salah kalau dipilih.

"Kita kan butuh dunia internasional, Jokowi enggak dikenal dari sisi ekonomi. Tapi sisi kenyataanya kan dia bagus. Meskipun tetap harus dilihat juga dari sisi politiknya, partai itu nerima atau enggak," tandasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya