Berita

rachmawati soekarnoputri/prabowo subianto/rmol

Mengapa Prabowo Merasa Mewarisi Semangat dan Cita-cita Bung Karno

SABTU, 17 MEI 2014 | 02:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Antara tahun 1934 hingga 1938 Bung Karno diasingkan pemerintah kolonial Belanda ke Pulau Ende di NTT. Malam sebelum Bung Karno berangkat ke Ende, ia memanggil salah seorang sahabatnya, Raden Mas Margono Djojohadikusumo.

Dalam pembicaraan itu, Bung Karno meminta agar RM Margono Djojohadikusumo melanjutkan perjuangan merebut kemerdekaan yang sebelumnya dilakukan Partai Nasionalis Indonesia (PNI) dengan membentuk Partai Indonesia Raya (Parindra).

Setelah Bung Karno kembali dari Ende, Margono mengembalikan mandat yang pernah diberikan Bung Karno. Parindra pun dibubarkan, dan PNI kembali dihidupkan.


Kelak, Margono menjadi salah seorang anggota Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), lalu menjadi salah seorang pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) pertama.

Prabowo Subianto, cucu Margono Djojohadikusumo, menyampaikan cerita itu ketika mengunjungi kediaman putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, Jumat malam (16/5).

"Karena itulah, kami juga merasa mewarisi semangat dan cita-cita kebangsaan Bung Karno," ujar Prabowo.
Juga karena kisah itu pula, ketika mendirikan partai di tahun 2008, Prabowo hendak menggunakan nama Parindra. Tetapi nama itu ditolak sehingga akhirnya digunakan nama Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

"Dan entah bagaimana, pertemuan kita ini bersamaan dengan ulang tahun Kakek saya," kata dia lagi.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mendampingi Prabowo menambahkan bahwa selain bersamaan dengan hari kelahiran RM Margono, pertemuan Prabowo dan Rachmawati juga bersamaan dengan lima tahun penandatanganan Perjanjian Batu Tulis antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawai Soekarnoputi. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya