Berita

ketua umum golkar sby/net

Demokrat Tawarkan Kemenangan Bila Golkar Dorong Sultan HBX

JUMAT, 16 MEI 2014 | 00:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat menawarkan jalan menuju kemenangan bersama Partai Golkar. Itulah pesan kunci di balik kehadiran nama Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai kandidat capres dari poros ketiga.

Kelompok Sahabat Demokrat Indonesia (SDI) menilai, ada dua pondasi utama dalam kalkulasi politik ini. Pertama, Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono hanya punya modal 10 persen suara sebagai hasil pemilihan anggota lembaga legislatif.

Kedua, pemenang Konvensi Demokrat memiliki elektabilitas yang jauh di bawah Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Keduanya adalah capres dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.


Di tengah situasi seperti ini, Demokrat melihat setitik harapan bila partai Golkar mencalonkan Sultan HBX. Apabila itu dilakukan, Demokrat akan menyambutnya dengan gembira. Sementara untuk wakilnya Sultan bisa melirik hasil Konvensi Demokrat atau memilih calon lain yang menurut survei punya elektabilitas cukup tinggi dan mendukung.

Pertanyaan lain yang belakangan kerap disampaikan kepada petinggi-petinggi Partai Demokrat adalah: mengapa Demokrat tidak memilih Prabowo dari Gerindra atau Jokowi dari PDIP?

Langkah ini tidak diambil, karena kedua partai itu adalah partai oposisi. Di sisi lain, kedua partai itu pun tidak melakukan pendekatan kepada Demokrat karena masih menghargai Konvensi Demokrat.

Demokrat akan mengumumkan hasil Konvensi hari Sabtu ini (17/5). Sementara di hari Minggu akan menggelar Rapat Pimpinan. Keputusan mengenai tawaran kemenangan bersama Golkar ini akan dibahas dalam pertemuan itu. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya