Berita

Politik

MS Hidayat, Tokoh Jabar Layak Jadi Cawapres

KAMIS, 15 MEI 2014 | 20:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua  Forum Ekonomi Jawa Barat Jajat Priatna Purwita mengatakan Menteri Perindustrian MS Hidayat merupakan salah satu tokoh Jawa Barat yang layak diperhitungkan untuk menjadi calon wakil presiden.

Menurutnya, Hidayat memiliki segudang pengalaman. Sebelum menjadi Menteri Perindustrian, dia telah meniti karier sebagai ketua umum REI Jawa Barat, Ketua Kadin Jawa Barat dan menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia.

Apalagi, langkah kebijakannya pada saat menjadi Menteri Perindustrian, dia telah melakukan langkah terobosan antara lain mengambil alih Inalum, mendorong program mobil murah dan membuat undang-undang perindutrian.


"Dengan keberhasilan itu, Hidayat layak menjadi tokoh Jawa yang perlu diapresiasi karena jasanya," jelasnya dalam keterangannya (Kamis, 15/5).

Sebelumnya, Ekonom CSIS Pande Raja Silalahi menilai MS Hidayat layak dipertimbangkan PDIP untuk menjadi wakil presiden Jokowi  dalam pencalonan wakil presiden di samping Jusuf Kalla.

"Seorang pengusaha yang sekarang ini masuk ke pemerintahan, tentu telah memahami birokrasi dan cara memimpin negara," ujarnya.

Apalagi, kata Pande, posisi MS Hidayat juga sangat strategis dimana dia mengendalikan sektor industri yang menjadi poin penting dalam pemerintahan mendatang.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya