Istilah PKS teman koalisi yang nakal bagi Demokrat nampaknya tidak lagi berlaku. Bintang Mercy membuka lebar pintu bagi PKS untuk bergabung dalam poros ketiga yang mereka gagas.
"Kami terbuka, tidak masalah," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan di Jakarta (Kamis, 15/5).
Ramadhan mengatakan dinamika politik terus berubah. Komunikasi politik dengan partai lain terus dilakukan partainya. Karenanya dia yakin poros baru bisa terwujud sehingga pilpres 9 Juli nanti diramaikan tiga pasangan capres-cawapres.
Menurut Ramadhan, peta koalisi sekarang ini masih cair. Ada beberapa partai politik
yang secara resmi dan terbuka menyampaikan dukungan kepada Jokowi atau
Prabowo. Tapi, masih ada partai yang gamang bahkan belum memutuskan
sikap sama sekali. Golkar dan PKS, menurut Ramadhan, paling tidak
menunjukan sikap tersebut.
"Kemarin Pak Ical bertemu Pak SBY, siang ini bertemu Bu Mega. Belum saling kunci," demikian Ramadhan.
Kabar PKS akan merapat ke Demokrat menguat setelah Prabowo menyampaikan maju bersama Hatta Rajasa pada Pilpres. PKS merasa diingkari karena sebelumnya Prabowo janji untuk urusan cawapres akan dibicarakan bersama-sama partai mitra koalisi. Selain itu, PKS merasa tiga kandidat cawapres hasil Pemira sama sekali tidak dilirik Prabowo.
Poros baru paling memungkinkan digagas Demokrat bersama Golkar. Demokrat kabarnya kini tengah merayu Golkar untuk menjadi bagian di dalamnya.
Untuk memuluskan rencana ini, Sri Sultan Hamengkubuwono X diskenariokan jadi capres yang diusung.
[dem]