Berita

joko widodo/net

PILPRES 2014

Ternyata Surat Jokowi untuk SBY Tidak Disertai Bukti Dukungan Koalisi

KAMIS, 15 MEI 2014 | 14:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Proses pencalonan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai presiden periode 2014-2019 dari PDI Perjuangan masih menyimpan misteri.

Salah satu misteri terakhir terlihat dari sepucuk surat permohonan izin mencalonkan diri sebagai presiden yang diajukan Jokowi kepada Presiden SBY dalam pertemuan Selasa kemarin (13/5).

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa surat izin Jokowi itu tidak dilengkapi dengan lampiran surat dukungan dari partai-partai pendukung, baik dari Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) maupun dari PDIP Perjuangan.


Surat dukungan dari ketiga partai itu dinilai substansial dan signifikan, dan bersifat menentukan. Pasalnya, surat yang diajukan Jokowi itu adalah surat izin kepada atasan berkaitan dengan pengajuan dirinya sebagai calon presiden.

Karena tentang pengajuan dirinya sebagai capres, maka dibutuhkan bukti-bukti yang memperlihatkan dirinya memang benar-benar diajukan sebagai calon presiden. Dan surat dukungan itu pun harus berasal dari partai atau koalisi partai yang menurut Konstitusi memenuhi syarat untuk mengajukan calon presiden.

Pertanyaannya, mengapa surat izin Jokowi tidak dilengkapi surat dukungan dari koalisi partai yang sudah disebut-sebut mencalonkan dirinya? Apakah memang ia sudah pasti dicalonkan? Atau, apakah ini memperlihatkan masih ada proses politik lain yang akan terjadi dan berdampak pada pencalonan Jokowi?

Wallahualam. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya