Berita

mahfud md/net

ANALISA NUMEROLOGI

Jokowi Lebih Hoki dengan Mantan Ketua MK

KAMIS, 15 MEI 2014 | 12:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anlisa numerologi yang dilakukan pakar ilmu angka Robert Hamada memperlihatkan bahwa capres PDIP Perjuangan Joko Widodo lebih pas bila dipasangkan dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD daripada dipasangkan dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla.

Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1963 dipengaruhi angka 8 dan memiliki unsur api. Ia memiliki semangat, bertanggung jawab, baik budi, dapat dipercaya, punya karisma dan punya pendukung. Namun Jokowi juga memiliki sejumlah kekurangan yang dapat menjerumuskannya ke jurang kejatuhan.

Adapun Mahfud MD yang lahir pada 13 Mei 1957 dipengaruhi angka 4 dan memiliki unsur kayu.


"Jika dipasangkan dengan Jokowi sangat baik karena akan menambah dukungan untuk Jokowi," kata murid pakar angka dari Malaysia, Oliver Tan, ini.

"Secara personal Mahfud MD yang kayu akan mendukung Jokowi yang api," kata dia lagi.

Secara umum, sambungnya, JK juga bisa dipasangkan dengan Jokowi. Seperti Mahfud MD, JK yang berulang tahun hari ini (Kamis, 15/5) lahir di tahun 1942 dan dipengaruhi nomor 9 serta memiliki unsur kayu seperti halnya Mahduf MD.

Tetapi, kelemahan utama JK, sambung Robert, adalah usianya yang sudah terlalu tua. Untuk Indonesia, ini agak riskan mengingat Jokowi membutuhkan pasangan yang masih enerjik untuk menghadapi berbagai problema. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya