Berita

Politik

MS Hidayat Jawaban Pemimpin yang Dibutuhkan

RABU, 14 MEI 2014 | 23:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) berharap presiden mendatang peduli terhadap industri dalam negeri. Pasalnya tantangan industri kedepan lebih berat.

Ketua Umum GAPMMI Adhi S Lukman mengatakan, dengan kondisi saat ini nama Menteri Perindustrian MS Hidayat sebagai panutan pemimpin yang dibutuhkan.

"Dia adalah contoh lengkap seorang pemimpin, karena mengawali karir sebagai wirausahawan dan akhirnya menduduki posisi sebagai regulator," katanya di Jakarta, Rabu (14/5).


menurut dia dengan pengalaman di birokrasi selama 5 tahun terakhir, ditambah kemampuan dalam melakukan koordinasi dan mencari solusi dari perbedaan pendapat, diharapkan bisa membantu Indonesia dalam memperkuat ekonomi nasional menghadapi pasar global. Apalagi program hilirisasi yang dia jalankan patut dicontoh dan dilanjutkan.

"Dia komplit lah untuk melihat semua permasalahan dari berbagai sudut pandang," imbuh Adhi.

Adhi mengatakan, pada tahun ini industri makanan dan minuman diperkirakan masih akan menghadapi sejumlah tantangan pada 2014. Mulai dari nilai tukar rupiah yang semakin terus melemah berdampak pada meningkatnya harga pokok produksi. Selain itu, kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) yang rata-rata mencapai 9-30% pada 2014. Kemudian kenaikan Tarif Dasar Listrik juga sudah di depan mata. Belum lagi, kenaikan BI Rate hingga 7,5% pada akhir 2013 menyebabkan naiknya suku bunga pinjaman.

Selain harus mampu bersaing dengan produk-produk lokal, UMKM dihadapkan pada membanjirnya produk impor ke pasar Indonesia.

Karena itulah kita butuh pemimpin yang sangat mendukung industri dalam negeri seperti MS Hidayat yang sudah terbukti nasionalisnya dan pro industri dalam negeri.

Ekonom CSIS Pande Raja Silalahi mengatakan, MS Hidayat layak dipertimbangkan PDIP untuk menjadi wakil presiden Jokowi dalam pencalonan wakil presiden di samping Jusuf Kalla. "Seorang pengusaha yang sekarang ini masuk ke pemerintahan, tentu telah memahami birokrasi dan cara memimpin negara," ujarnya.

Apalagi, kata Pande, posisi MS Hidayat juga sangat strategis dimana dia mengendalikan sektor industri yang menjadi poin penting dalam pemerintahan mendatang. "Saya pikir, Pak Hidayat patut dikedepankan sebagai calon alternatif cawapres," ujarnya.

Meski demikian, Pande memberi catatan bahwa MS Hidayat masih harus tampil lebih intens lagi, jika memang PDI Perjuangan memilihnya.

"Masih ada waktu sekitar 1,5 bulan untuk mempopulerkan Pak Hidayat. Dengan bantuan mesin partai Golkar dan jaringan di kalangan pengusaha, tentu akan mempercepat proses tersebut," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya